PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kota Probolinggo memberikan santunan kepada 10 anak yatim dan penghargaan kepada enam pegawai negeri sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Senin (12/10/2026).
Upacara yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo itu dipimpin Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, serta sejumlah pejabat perangkat daerah.
Dalam kegiatan tersebut, masing-masing anak yatim menerima santunan sebesar Rp200.000 dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo. Sementara itu, enam PNS yang memasuki masa purna tugas memperoleh penghargaan atas pengabdian mereka selama menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Selain penyerahan santunan dan penghargaan, peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Aminuddin membacakan amanat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengusung tema Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan. Tema tersebut menekankan pentingnya kerja keras, inovasi, kolaborasi, dan pengabdian seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui perjuangan, kerja keras, serta pengabdian lintas generasi. Kita harus terus menjaga keseimbangan sosial, ekonomi, dan lingkungan agar pembangunan yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” demikian amanat gubernur yang dibacakan wali kota.
Amanat tersebut juga menyoroti sembilan pilar pembangunan Jawa Timur, yakni Jatim Unggul, Jatim Kerja, Jatim Berkah dan Amanah, Jatim Agro, Jatim Cerdas, Jatim Sehat, Jatim Lestari, Jatim Harmoni, serta Jatim Akses.
Kesembilan pilar itu menjadi arah pembangunan yang mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan masyarakat, ekonomi dan investasi, ketahanan pangan, layanan pendidikan dan kesehatan, hingga pemerataan infrastruktur.
Aminuddin menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, pesantren, komunitas, dan generasi muda penting untuk menghadapi tantangan pembangunan sekaligus memperluas manfaat kemajuan bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme aparatur pemerintah agar pelayanan publik berlangsung secara bersih, transparan, efektif, dan akuntabel.
Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi pengingat bagi jajaran Pemerintah Kota Probolinggo untuk melanjutkan pengabdian melalui pelayanan publik yang berkualitas, kepedulian sosial, dan pembangunan yang berkelanjutan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar