Inflasi Pasuruan Terkendali, TPID Fokus Jaga Stabilitas Harga

Kamis, 4 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan membuka High Level Meeting TPID di Auditorium Mpu Sindok.  (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan membuka High Level Meeting TPID di Auditorium Mpu Sindok. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pengendalian inflasi di Kabupaten Pasuruan sepanjang Januari hingga November 2025 menunjukkan tren stabil. Pemerintah daerah menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa koordinasi antarlembaga berjalan efektif dalam menjaga harga bahan pangan tetap terjangkau bagi masyarakat.

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menyampaikan hal itu saat membuka High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pasuruan di Auditorium Mpu Sindok, Kamis (4/12/2025). Ia menyebut keberhasilan menjaga stabilitas harga tidak terlepas dari sinergi dengan BI Malang, TPID Provinsi Jawa Timur, Bulog Malang, serta seluruh komponen TPID daerah.

“Banyak program konkret kita jalankan sepanjang tahun, dan HLM ini menjadi ruang penting untuk mengevaluasi serta memperkuat strategi ke depan,” ujarnya.

Menurut Shobih, TPID Kabupaten Pasuruan telah melaksanakan sejumlah intervensi untuk mengendalikan harga pangan, seperti operasi pasar beras SPHP, operasi pasar minyakita, gelar pasar murah, gerakan pangan murah, hingga monitoring ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasar tradisional. Ia menegaskan seluruh upaya tersebut menyasar pedagang dan area dengan mobilitas masyarakat tinggi.

“Fokus kami memastikan distribusi berjalan normal dan masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga wajar,” tegasnya.

Ketua Harian TPID Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko memaparkan, selama periode pemantauan, daerah ini mengalami 18 minggu deflasi, terutama karena turunnya harga komoditas volatile food. Cabai rawit, cabai merah, bawang putih, gula pasir, telur ayam ras, daging ayam, serta bawang merah menjadi komoditas penyumbang penurunan harga.

Menurut Yudha, melimpahnya pasokan, turunnya biaya produksi, serta kebijakan penyesuaian tarif dasar listrik pada awal tahun turut mendukung tren deflasi tersebut. Namun, ia menambahkan, Kabupaten Pasuruan juga mencatat 24 minggu inflasi yang dipicu oleh meningkatnya permintaan saat hari besar keagamaan, anomali iklim, serta kenaikan biaya produksi pertanian dan peternakan.

“Intensitas hujan tinggi menjadi faktor penting karena berpotensi mengganggu panen, terutama pada komoditas hortikultura,” jelas Yudha.

Ia menegaskan TPID terus memperkuat pemantauan rutin terhadap stok dan harga barang kebutuhan pokok. Upaya stabilisasi dilakukan melalui kolaborasi dengan Bulog, distributor, pedagang besar, petani, hingga peternak.

“Tujuannya jelas, menjaga inflasi agar tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tutupnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru