Intensitas Hujan Meningkat, PLN Ingatkan Warga Soal Bahaya Listrik

Rabu, 3 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN melakukan pengecekan jaringan saat cuaca ekstrem. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas PLN melakukan pengecekan jaringan saat cuaca ekstrem. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id — Peningkatan intensitas hujan di berbagai wilayah Nusa Tenggara Barat sepanjang awal Desember membuat PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB kembali mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai ancaman kelistrikan. Curah hujan tinggi yang kerap diikuti banjir dan angin kencang berpotensi memicu gangguan jaringan maupun kecelakaan akibat instalasi rumah tangga yang terpapar air. Imbauan ini disampaikan jelang libur Natal dan Tahun Baru, periode ketika penggunaan listrik umumnya meningkat.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat menghadapi cuaca ekstrem. Ia mengatakan bahwa air merupakan medium penghantar listrik yang dapat menimbulkan bahaya serius jika menyentuh instalasi yang tidak terlindungi. Menurutnya, upaya pencegahan harus dipahami sejak awal agar masyarakat tidak meremehkan risiko. “Musim hujan menuntut kita lebih hati-hati. Kebocoran kecil saja dapat berpotensi membahayakan. Keselamatan harus datang terlebih dulu,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

PLN turut menyampaikan sejumlah panduan keselamatan yang dinilai penting diterapkan ketika hujan lebat atau banjir mulai terjadi. Ketika air memasuki rumah, warga diminta segera memutus aliran listrik dari MCB untuk mencegah sengatan. Peralatan elektronik sebaiknya dicabut dan dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi serta aman dari genangan. Penggunaan alas kaki yang tidak menghantarkan listrik juga dianjurkan ketika harus beraktivitas di area basah. Di sisi lain, pemeriksaan berkala terhadap instalasi perlu dilakukan agar kerusakan kecil tidak berkembang menjadi sumber bahaya.

Sri Heny menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya tidak melakukan penanganan mandiri jika menemukan gangguan kelistrikan. Ia mengingatkan bahwa kabel terkelupas, tiang yang miring terkena angin, atau percikan listrik perlu ditangani oleh petugas profesional. “Jangan mengambil risiko dengan mencoba memperbaiki sendiri. Laporkan segera melalui PLN Mobile atau Contact Center 123. Petugas kami sudah disiagakan dan akan bergerak cepat,” tegasnya.

PLN UIW NTB memastikan seluruh personel dan peralatan berada dalam kondisi siaga akhir tahun. Intensitas hujan yang meningkat dianggap dapat memicu lonjakan laporan gangguan, sehingga pola respons cepat menjadi prioritas. Menurut Sri Heny, kerja sama masyarakat sangat menentukan keberhasilan mitigasi risiko. Ia menilai, laporan dini dari warga kerap menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan.

“Kami berharap masyarakat ikut aktif menjaga lingkungan sekitar dan memperhatikan potensi bahaya. Dengan mengikuti panduan keselamatan, kita dapat tetap menikmati layanan listrik yang aman meski berada di tengah cuaca ekstrem,” ujarnya.

PLN menyampaikan bahwa edukasi keselamatan ini bukan hanya untuk menghadapi musim hujan, tetapi juga sebagai pengingat agar penggunaan listrik tetap aman dan bijak dalam kondisi apa pun.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru