IPSI Tikung Lamongan Ikut Semarakkan HUT RI ke-80, Kapolsek Tekankan Pentingnya Persatuan

- Redaksi

Minggu, 17 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pendekar IPSI Tikung berfoto bersama Forkopimcam, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat usai upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Kecamatan Tikung, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Para pendekar IPSI Tikung berfoto bersama Forkopimcam, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat usai upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Kecamatan Tikung, Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, berlangsung meriah. Berbagai elemen masyarakat ikut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan, termasuk Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tikung yang hadir dengan penuh semangat untuk memeriahkan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut.

“Kami merasa bangga bisa ikut ambil bagian dalam perayaan HUT RI ke-80. Ini bukan hanya ajang seremonial, tapi juga bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada jasa para pahlawan,” ujar salah satu tokoh IPSI Tikung.

Kegiatan upacara dan perayaan yang digelar di lapangan Kecamatan Tikung ini dihadiri oleh Forkopimcam, aparatur desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai organisasi. Tampak pula para pendekar pencak silat dari IPSI Tikung mengenakan seragam khas perguruan masing-masing, berdiri bersama aparat TNI-Polri, pelajar, dan warga yang ikut serta dalam upacara maupun pertunjukan seni bela diri.

“Acara ini menjadi momen kebersamaan semua elemen masyarakat. Kami bersyukur antusiasme masyarakat sangat tinggi,” kata Camat Tikung dalam sambutannya.

Kehadiran IPSI Tikung dalam peringatan HUT RI ini bukan hanya sebagai bentuk partisipasi, melainkan juga sebagai bukti nyata komitmen untuk menjaga kelestarian budaya bangsa. Pencak silat sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia tidak hanya dipandang sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter, disiplin, serta kebersamaan.

“Pencak silat adalah identitas bangsa. IPSI Tikung berkomitmen melestarikan budaya ini, agar tetap menjadi kebanggaan generasi muda,” ungkap Ketua IPSI Tikung.

Dalam kesempatan itu, para anggota IPSI Tikung menampilkan kekompakan dan kesiapan mereka, yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kehadiran mereka di tengah perayaan nasionalisme menjadi pengingat bahwa seni bela diri asli Indonesia memiliki peran penting dalam memperkuat identitas dan persatuan bangsa.

“Warga sangat terhibur dengan penampilan para pendekar. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga,” tutur salah satu warga yang hadir.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Wiodo,SH yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan pesan khusus kepada para pendekar silat dan masyarakat umum. Ia menekankan bahwa momentum HUT ke-80 RI ini harus menjadi pengingat akan pentingnya persatuan, kerukunan, dan sportivitas.

“Pencak silat bukan hanya sekadar bela diri, tapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan. Saya berharap seluruh perguruan silat di bawah naungan IPSI Tikung tetap menjaga kebersamaan, menghindari konflik, dan justru menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban,” ujarnya.

Kapolsek juga menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam melanjutkan perjuangan bangsa. Menurutnya, semangat juang para pahlawan harus diteruskan melalui kontribusi positif di berbagai bidang, salah satunya dengan menjaga sportivitas, disiplin, dan rasa cinta tanah air.

“Generasi muda harus bisa menjadi pelopor perubahan yang baik, dengan cara sederhana namun bermakna, seperti disiplin, taat aturan, dan saling menghargai,” tambahnya.

Peringatan HUT RI ke-80 di Tikung juga menjadi ajang silaturahmi antar elemen masyarakat. Mulai dari aparat keamanan, organisasi kepemudaan, tokoh agama, hingga para seniman dan pendekar pencak silat, semuanya hadir dalam satu barisan yang menunjukkan kuatnya persatuan bangsa.

“Ini bukan sekadar peringatan, tapi juga simbol kebersamaan. Dengan bersatu, kita bisa menjaga keharmonisan di Tikung,” ucap salah satu tokoh masyarakat.

Bagi IPSI Tikung, keikutsertaan dalam acara ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali pentingnya pencak silat di tengah masyarakat modern. Dengan semangat kebangsaan, mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan pencak silat sebagai sarana pembinaan karakter, menjaga tradisi, sekaligus memperkuat persaudaraan antar perguruan.

“Pencak silat tidak boleh hanya dikenal sebagai olahraga, tetapi juga jalan untuk membangun persaudaraan dan membentuk karakter pemuda yang cinta tanah air,” terang seorang pelatih IPSI.

Momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kecamatan Tikung membuktikan bahwa semangat nasionalisme masih terjaga dengan baik. Partisipasi IPSI Tikung bersama elemen masyarakat lainnya menjadi bukti bahwa persatuan dan kebersamaan adalah kunci utama dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Harapan kami, semangat nasionalisme ini tidak hanya ada saat perayaan, tapi terus hidup di hati masyarakat,” pungkas Kapolsek Tikung.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa
Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran
Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional
Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu
Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja
Lamongan Genjot Modernisasi Pertanian, 3 Poktan Terima Combine Harvester untuk Percepat Panen
Bupati Lamongan Turunkan Mesin Panen Modern, Target Produksi Padi dan Luas Tanam Digenjot
DPRD Sampang Bongkar Evaluasi Kinerja Pemkab, LKPj Bupati 2025 Disorot demi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:13 WIB

230 Cakades di Sidoarjo Dikumpulkan, Subandi Singgung Politik Uang dan Ancaman Korupsi Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:43 WIB

Pasar Tradisional di Sidoarjo Terancam Sepi, Bupati Subandi Siapkan Revitalisasi dan Digitalisasi Besar-Besaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Koperasi Merah Putih Mulai Diperkuat, Puluhan Desa di Lubuk Linggau Dapat Kendaraan Operasional

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:20 WIB

Pemkab Jember Rekrut 31 Petugas Survei PBB, Ribuan Data Pajak Bermasalah Mulai Diburu

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:22 WIB

Lulusan Magang Kini Dapat Sertifikat Gratis, Menaker Sebut Jadi Senjata Baru Cari Kerja

Berita Terbaru