Jaga Laut Indonesia, Khofifah Apresiasi Dedikasi TNI AL

Kamis, 10 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi dedikasi TNI Angkatan Laut (AL) dalam menjaga kedaulatan perairan Indonesia, mengamankan jalur pelayaran, serta melindungi kekayaan laut.

Apresiasi itu disampaikan Khofifah seusai menghadiri Upacara dan Tasyakuran Peringatan Hari Jadi ke-81 TNI AL Tahun 2026 di Dermaga Madura, Komando Armada II (Koarmada II), Kamis (10/9/2026).

“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian seluruh prajurit dalam menjaga laut, wilayah kemaritiman, mengawal kedaulatan, serta merawat persatuan NKRI. Jalesveva Jayamahe, justru di laut kita jaya,” kata Khofifah.

Menurut Khofifah, posisi Indonesia sebagai negara kepulauan membuat laut memiliki peran lebih dari sekadar penghubung antarpulau. Laut merupakan ruang yang menyatukan wilayah Nusantara sekaligus menjadi jalur strategis bagi mobilitas manusia, distribusi barang, perdagangan, pertahanan, dan pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, keamanan perairan dinilai menjadi salah satu prasyarat penting untuk menjaga kelancaran aktivitas ekonomi nasional.

Khofifah menyebut Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai hub yang menghubungkan kawasan Indonesia bagian barat dan timur. Surabaya juga berkembang sebagai salah satu pusat aktivitas maritim, perdagangan, logistik, dan industri nasional.

Peran tersebut tercermin dari keterlibatan Jawa Timur dalam 25 dari 41 poros atau trayek Tol Laut nasional sebagai salah satu simpul konektivitas.

“Jawa Timur tidak hanya menjadi pasar yang besar, tetapi juga simpul produksi dan distribusi nasional,” ujarnya.

Menurut dia, penguatan konektivitas laut dapat memperlancar distribusi komoditas, menekan disparitas harga, membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk daerah, sekaligus memperkuat rantai pasok nasional.

Jawa Timur juga memiliki ekosistem pertahanan laut yang mencakup Akademi Angkatan Laut (AAL), Koarmada II, Kodaeral V, Korps Marinir, hingga industri pertahanan PT PAL Indonesia.

“Jawa Timur dapat disebut sebagai salah satu episentrum pembentukan kekuatan Angkatan Laut nasional. Di sini sumber daya manusianya dididik, kekuatan operasionalnya ditempa, dan industri perkapalannya dikembangkan,” kata Khofifah.

Ia menilai ekosistem tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi antara TNI AL, pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, industri pertahanan, dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut, kata Khofifah, tidak hanya menyangkut aspek pertahanan. Penguatan sumber daya manusia maritim, teknologi perkapalan, ekonomi pesisir, konservasi laut, hingga mitigasi bencana juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Dalam kesempatan itu, Khofifah turut mengapresiasi sinergi TNI AL dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Sejak 2019 hingga 2025, program bersama Kodaeral V tersebut telah menangani 2.674 unit RTLH. Pada 2026, program itu ditargetkan kembali menangani 220 unit rumah.

“Di balik setiap rumah yang direnovasi, terdapat keluarga yang memperoleh tempat tinggal lebih layak, sehat, dan aman,” tuturnya.

Khofifah berharap peringatan Hari Jadi ke-81 TNI AL menjadi momentum untuk semakin memperkuat semangat prajurit dalam membangun kekuatan laut yang modern, profesional, tangguh, sekaligus dekat dengan rakyat.

“Laut adalah halaman depan, ruang strategis, sekaligus masa depan bangsa. Membangun kekuatan maritim berarti membangun kedaulatan, kesejahteraan, dan konektivitas Nusantara,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru