PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan menggelar Festival Pasar Murah dan Pendampingan Sertifikasi Halal bagi pelaku UMKM/IKM di Lapangan Nguling, Desa Nguling, Kecamatan Nguling. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu (15/7/2026) hingga Kamis (16/7/2026), itu menjadi upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.
Festival tersebut menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta layanan pengurusan Sertifikasi Halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah sekaligus mendorong UMKM naik kelas.
Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, mengatakan Festival Pasar Murah bukan sekadar kegiatan jual beli, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta meringankan beban ekonomi masyarakat. Kami ingin masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memberikan ruang bagi UMKM dan IKM untuk mempromosikan produk unggulannya,” kata Shobih.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan festival merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Kecamatan Nguling, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan, Kadin Kabupaten Pasuruan, HIPMI, KOMPPAK, IWAPI, FINNA, FORISA, HIAS, Asosiasi Pengolah dan Pemasar Perikanan Kabupaten Pasuruan, Indofood, Perum Bulog, hingga PT Sinergi Gula Nusantara.
Menurut Shobih, sinergi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan sekaligus memperluas akses pemasaran bagi produk UMKM lokal.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting untuk menjaga kestabilan harga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan masyarakat memanfaatkan pasar murah untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Komoditas yang dijual antara lain beras premium Rp70.000 per 5 kilogram, beras SPHP Rp54.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, Minyakita Rp13.000 per liter, minyak goreng premium Rp17.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per pak, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, serta bawang putih Rp6.000 per 250 gram.
Selain pasar murah, Pemkab Pasuruan juga membuka layanan pendampingan Sertifikasi Halal dan penerbitan NIB secara gratis bagi pelaku UMKM dan IKM. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan legalitas usaha sekaligus memperluas peluang pemasaran produk lokal.
“Harapan kami, kolaborasi yang telah terjalin ini terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Pasuruan,” pungkas Shobih.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar