PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Akses jalan menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat desa. Di Kabupaten Pelalawan, Riau, pembangunan jalan aspal sepanjang 4 kilometer oleh PT Arara Abadi mulai dirasakan dampaknya, terutama dalam memperlancar mobilitas dan distribusi hasil ekonomi warga.
Proyek ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di wilayah operasionalnya, tepatnya di Desa Betung dan Desa Batang Kulim, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Pembangunan dilakukan secara bertahap sejak 2018 hingga 2025 dalam tiga fase. Jalan yang dibangun menggunakan aspal tipe A, yang dikenal sebagai kualitas terbaik untuk ketahanan dan daya tahan jangka panjang.
Public Affair Head PT Arara Abadi, Muhamad Loutfi, menyebut pembangunan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat sekitar.
“Jalan aspal sepanjang 4 kilometer ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.
Kehadiran infrastruktur ini dinilai krusial karena sebelumnya akses jalan di wilayah tersebut terbatas, terutama saat musim hujan. Kondisi ini kerap menghambat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, yang menjadi sumber utama penghasilan warga.
Dengan jalan yang lebih layak, waktu tempuh menjadi lebih singkat dan biaya logistik dapat ditekan. Dampaknya, potensi peningkatan pendapatan masyarakat semakin terbuka.
Kepala Humas PT Arara Abadi Distrik Nilo, Yogi Pratama, menegaskan bahwa pembangunan ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Harapan kami, jalan ini bisa mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama sektor pertanian dan hasil kebun,” katanya.
Selain dampak ekonomi, pembangunan jalan ini juga meningkatkan akses layanan publik. Warga kini lebih mudah menjangkau fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga pusat pemerintahan di wilayah kecamatan.
Program ini juga tidak berdiri sendiri. PT Arara Abadi sebelumnya telah menjalin nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk pengembangan infrastruktur lanjutan di luar area operasional perusahaan.
Langkah ini membuka peluang percepatan pembangunan yang lebih luas melalui kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah.
Di sisi masyarakat, manfaat pembangunan ini dirasakan langsung. Kepala Desa Betung, Darman, menyampaikan apresiasi atas realisasi proyek yang dinilai sangat membantu warga.
“Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama untuk meningkatkan ekonomi dari sektor pertanian, perkebunan, hingga perikanan,” ujarnya.
Meski demikian, tantangan ke depan tetap ada, terutama dalam menjaga kualitas jalan agar tetap awet dan berfungsi optimal. Partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah daerah menjadi kunci keberlanjutan manfaat infrastruktur ini.
Dengan hadirnya jalan aspal ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin kuat, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi desa yang selama ini terhambat oleh keterbatasan akses.
Lainnya:
- Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
- Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
- Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
Penulis : MMd
Editor : Zainul Arifin








