Jambore PKK Sidoarjo 2026 Cetak Inovasi Kader untuk Stunting, UMKM dan Ketahanan Pangan

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jambore Kader PKK 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Kamis, 6 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Jambore Kader PKK 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Kamis, 6 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Ribuan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo mengikuti Jambore Kader PKK 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat kapasitas kader sekaligus mendorong inovasi dalam pemberdayaan keluarga, percepatan penurunan stunting, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Jambore Kader PKK 2026 mempertemukan ribuan kader dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo dalam satu forum yang mengedepankan pembelajaran, kolaborasi, dan pertukaran inovasi. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten, Ketua TP PKK kecamatan, dewan juri, serta ratusan peserta.

Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi mengatakan jambore menjadi momentum penting untuk memperkuat peran kader sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis keluarga.

“Jambore PKK sangat penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat semangat kebersamaan, sekaligus meningkatkan kapasitas dan kreativitas kader PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera,” ujarnya.

Sriatun menjelaskan tantangan yang dihadapi keluarga semakin beragam, mulai dari persoalan stunting, kesehatan ibu dan anak, ketahanan pangan, perubahan perilaku masyarakat, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Kondisi tersebut menuntut kader PKK terus meningkatkan kemampuan agar mampu memberikan pendampingan yang efektif kepada masyarakat.

Menurutnya, kader PKK memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan di tingkat desa dan kelurahan. Peran mereka tidak hanya menyampaikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga mendampingi keluarga dan memastikan berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan baik.

“Kader PKK memiliki peran besar dalam mendukung percepatan penurunan stunting, meningkatkan kesehatan keluarga, memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, menjaga lingkungan, hingga mengembangkan ekonomi keluarga melalui berbagai program pemberdayaan,” katanya.

Ia berharap Jambore Kader PKK menjadi ruang untuk berbagi pengalaman sekaligus memperluas wawasan antarkader. Berbagai inovasi yang telah berhasil diterapkan di masing-masing kecamatan diharapkan dapat direplikasi sehingga pelaksanaan 10 Program Pokok PKK semakin efektif.

“Melalui Jambore PKK ini saya berharap seluruh peserta dapat saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK di wilayah masing-masing,” ucapnya.

Sriatun juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, hingga komunitas lokal agar setiap program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih optimal.

“PKK tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak agar program-program pemberdayaan keluarga benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Jambore Kader PKK 2026 menghadirkan sejumlah kompetisi yang merepresentasikan inovasi setiap kelompok kerja. Pokja I menggelar Lomba Simulasi PAAREDI atau Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital. Pokja II menyelenggarakan Bazar UMKM sebagai wadah promosi produk usaha mikro. Pokja III menghadirkan Lomba Vlog dan Kreasi Olahan Pangan Zero Food Waste, sedangkan Pokja IV menggelar Lomba Balita Sehat Masa Depan Hebat untuk mendukung percepatan penurunan stunting.

Seluruh perlombaan dirancang sebagai sarana berbagi praktik terbaik antarkader sehingga inovasi yang terbukti berhasil di satu wilayah dapat diterapkan di kecamatan lainnya.

Menutup sambutannya, Sriatun mengajak seluruh peserta menjadikan jambore sebagai momentum mempererat persaudaraan sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.

“Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas karena tujuan utama jambore ini adalah belajar, berbagi inspirasi, dan mempererat persaudaraan,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru