MALAYSIA, RadarBangsa.co.id – Di usianya yang masih sangat muda, Jasmine Az-Zahra, siswi kelas 7 dari SMP Al Zahra Indonesia, telah menorehkan prestasi luar biasa. Ia berhasil meraih Juara Pertama (1st Place) pada ajang Abacus Olympiad International 2025 kategori Group E, yang diselenggarakan di Shah Alam, Selangor, Malaysia, pada (20/7/2025) lalu.
Jasmine, yang lahir di Tangerang Selatan pada 29 Mei 2013, tampil mengesankan di antara ratusan peserta dari berbagai negara. Dengan kecepatan berhitung yang luar biasa dan konsentrasi tinggi, ia menunjukkan bahwa kerja keras dan semangat pantang menyerah bisa membawa hasil gemilang.
“Saya tidak menyangka bisa jadi juara pertama, tapi saya memang sudah berusaha sekuat mungkin. Saya bangga bisa membawa nama Indonesia di ajang internasional,” ujar Jasmine sambil tersenyum.
Ia juga bercerita tentang proses persiapan yang panjang dan penuh disiplin. “Setiap hari saya latihan, kadang lelah, tapi saya selalu ingat bahwa saya ingin membahagiakan orang tua saya. Itu yang membuat saya terus semangat,” tambahnya.
Kompetisi ini bukan hanya menekankan kecepatan dalam berhitung, tetapi juga mengasah keterampilan berpikir kritis, ketekunan, serta kepercayaan diri. Jasmine mengaku banyak belajar dari pengalaman tersebut, terutama soal pentingnya sikap sportivitas.
“Bertemu peserta dari berbagai negara itu menyenangkan. Saya belajar untuk menghargai usaha orang lain, bukan hanya fokus pada menang atau kalah,” tuturnya.
Prestasi ini pun disambut haru dan bangga oleh keluarga besar SMP Al Zahra Indonesia. Kepala Sekolah SMP Al Zahra, Ibu Nurmawati, menyampaikan apresiasi atas kerja keras Jasmine dan tim pendukungnya.
“Jasmine adalah contoh nyata bahwa ketekunan dan fokus bisa membawa hasil luar biasa. Kami bangga padanya, dan kami yakin ia akan terus menginspirasi teman-teman sebayanya untuk berani bermimpi dan berusaha mewujudkannya,” kata Nurmawati.
Ke depan, Jasmine tak ingin berhenti sampai di sini. Ia bercita-cita menjadi dokter dan terus menorehkan prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Saya ingin jadi dokter yang bisa bantu banyak orang. Tapi sebelum itu, saya juga ingin ikut lebih banyak lomba, belajar lebih banyak hal, dan terus berkembang,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Prestasi Jasmine menjadi bukti bahwa anak-anak Indonesia punya potensi luar biasa jika didukung dengan pendidikan yang baik, lingkungan yang positif, serta motivasi dari dalam diri. Semoga ini menjadi langkah awal dari perjalanan panjang Jasmine dalam menggapai cita-citanya, sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk tidak ragu menantang batas mereka.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar