Jatim Raih Dua Penghargaan Nasional GARUDA AI Impact Summit 2026, Khofifah Percepat Transformasi Pemerintahan Berbasis AI

Jumat, 12 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Pemprov Jatim meraih dua penghargaan dalam ajang GARUDA AI Impact Summit 2026 berkat inovasi pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang berlangsung di The Ritz-Carlton Jakarta dan menjadi puncak program peningkatan kompetensi AI nasional yang selama setahun terakhir menjangkau lebih dari 145 ribu peserta dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum di berbagai daerah di Indonesia.

Ajang yang digelar BINAR bersama Microsoft itu juga menghadirkan AI Awarding Night sebagai bentuk apresiasi terhadap individu ASN dan instansi pemerintah yang dinilai berkontribusi dalam mempercepat adopsi teknologi AI dan pengembangan ekosistem kecerdasan buatan di Indonesia.

Pemprov Jatim berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus. Pertama, kategori The Innov(AI)tor dengan predikat Best Policymaker Instansi Award. Penghargaan kedua diraih Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur dalam kategori The Catal(AI)st dengan predikat Ecosystem Builders Instansi Award.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan transformasi digital menjadi bagian penting dalam reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Jawa Timur.

“Bagaimana seluruh proses pemerintahan di Jawa Timur harus sudah menggunakan teknologi digital. Di era disrupsi ini, kita semua harus benar-benar jeli dalam memanfaatkan teknologi AI,” kata Khofifah, Jumat (12/6/2026).

Menurut Khofifah, pemanfaatan AI tidak hanya sebatas penggunaan perangkat teknologi, melainkan harus mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

“AI transformation tidak cukup hanya dimulai dari pengenalan tools. Yang lebih penting adalah bagaimana manusia, organisasi, dan ekosistemnya siap menggunakan AI untuk menyelesaikan masalah nyata,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemprov Jatim berkomitmen menghadirkan sistem pemerintahan yang semakin terbuka dan pelayanan publik yang lebih efektif melalui kolaborasi teknologi AI.

“Kita harus jeli, dan di sini Pemprov Jatim berkomitmen penuh menghadirkan pelayanan melalui sistem yang transparan dan dikolaborasikan dengan AI yang bisa membantu pelayanan publik,” tambahnya.

Sebagai bentuk implementasi, Pemprov Jatim menjalankan berbagai program pengembangan talenta digital. Salah satunya melalui program CERDAS DIGITAL yang digelar bersama BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital RI, AI Center Universitas Brawijaya, Binar-Microsoft, Google, hingga AWS.

Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan digital, keamanan siber, pemanfaatan AI, pengelolaan media digital, literasi keuangan digital, serta pengolahan data.

Khofifah menyebut program tersebut dirancang secara inklusif sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang kebutuhan khusus.

“Kegiatan ini bersifat inklusif, menyentuh semua lapisan masyarakat termasuk kelompok rentan dan berkebutuhan khusus. Kami menggelar 52 kegiatan Jatim AI Agent dengan realisasi peserta mencapai 3.007 orang,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Jatim juga mengadakan pelatihan Prompt Engineering dalam pemanfaatan Generative AI untuk analisis data yang diikuti 2.574 peserta non-IT, baik dari kalangan masyarakat maupun aparatur pemerintah.

Sementara itu, sebanyak 433 peserta dari kalangan staf teknologi informasi, analis sistem, dan tenaga fungsional administratif tingkat lanjut mendapatkan pelatihan Agentic AI berbasis Large Language Model (LLM) guna mendukung sistem otomasi pemerintahan.

Kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital RI juga menghasilkan berbagai program pengembangan SDM digital melalui Digital Expertise Program (DEX), Government Transformation Academy, serta AI Talent Factory.

Program tersebut turut menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Brawijaya untuk mengembangkan solusi AI yang mendukung deteksi disinformasi, pencemaran nama baik, ujaran kebencian, perlindungan anak di ruang digital, hingga pemanfaatan data Sekolah Rakyat.

Pemanfaatan AI juga mulai diterapkan dalam sektor pendidikan melalui pelatihan AI bagi guru IT maupun non-IT di Sekolah Rakyat serta program Coding for Kids.

Di sisi lain, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria menegaskan kecerdasan buatan harus menjadi teknologi yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.

“AI tidak boleh hanya dimanfaatkan oleh segelintir pihak yang memiliki akses dan kemampuan teknologi. Manfaat AI harus dapat dirasakan oleh pelajar, guru, pelaku UMKM, aparatur pemerintah, komunitas lokal, hingga masyarakat umum di seluruh Nusantara,” ujarnya saat menjadi keynote speaker dalam GARUDA AI Impact Summit 2026.

Menurut Nezar, tantangan terbesar transformasi AI nasional bukan hanya percepatan adopsi teknologi, melainkan juga pemerataan literasi digital dan kesiapan sumber daya manusia.

“Keberhasilan transformasi AI Indonesia tidak hanya diukur dari seberapa cepat teknologi ini diadopsi, tetapi dari seberapa luas manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru