Jawa Timur Raih Dua Penghargaan Nasional Bidang Ketenagakerjaan, Ini Kata Gubernur Khofifah

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat industri yang produktif dan kompetitif di tingkat nasional. Pada ajang Naker Award 2025, Jawa Timur berhasil meraih dua penghargaan prestisius sekaligus, yakni Penghargaan Pembina Produktivitas dan Penghargaan Terbaik Pertama Provinsi dengan Kinerja Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Terbaik.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur, Sigit Priyanto, yang mewakili Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada puncak acara di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/12). Kehadiran Sigit Priyanto menandai komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membina dunia industri dan tenaga kerja secara konsisten.

Gubernur Khofifah menekankan bahwa penghargaan ini bukan sekadar prestasi seremonial, tetapi menjadi energi baru untuk mendorong Jawa Timur sebagai motor ekonomi nasional. “Penghargaan ini membuktikan bahwa Jatim mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif, aman, dan produktif. Kami berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh pihak, baik pemerintah, industri, maupun tenaga kerja, untuk terus meningkatkan produktivitas dan daya saing,” ujar Khofifah.

Prestasi ini menandai kali ketiga Gubernur Khofifah meraih Penghargaan Pembina Produktivitas. Menurutnya, pencapaian ini merupakan refleksi dari konsistensi dalam membangun ekosistem usaha yang mendukung pertumbuhan industri. “Produktivitas akan maksimal jika ekosistemnya kondusif. Hal ini memerlukan kolaborasi semua pihak untuk menjaga Jawa Timur tetap aman dan nyaman bagi semua,” jelasnya.

Selain itu, keberhasilan Jatim juga tercermin dari lima perusahaan yang menerima Penghargaan Produktivitas Paramakarya 2025. Kelima perusahaan tersebut antara lain PT Amerta Indah Otsuka (Pasuruan), PT Dok Pantai Lamongan (Lamongan), PT POMI – Paiton Operation & Maintenance Indonesia (Probolinggo), PT Yamaha Electronics Manufacturing Indonesia – YEMI (Pasuruan), dan PT Yamaha Musical Products Indonesia – YMPI (Pasuruan). “Lima perusahaan ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap produktivitas dan kualitas kerja. Semoga perusahaan lain menyusul,” tambah Gubernur.

Penghargaan Terbaik Pertama Provinsi dengan Kinerja Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Terbaik diberikan karena Jawa Timur berhasil memenuhi indikator nasional yang mencakup penyusunan Rencana Kerja Unit (RKU) pengawasan ketenagakerjaan, pemenuhan kebutuhan formasi jabatan fungsional, pengembangan kompetensi pengawas ketenagakerjaan dan penguji K3, serta evaluasi kinerja 360° pejabat fungsional.

Jawa Timur juga berhasil menyelesaikan tindak lanjut atas kasus dugaan pelanggaran norma ketenagakerjaan dari pemerintah pusat, mendukung program P2 HIV-AIDS di tempat kerja, serta memastikan pelaporan hasil pengawasan ketenagakerjaan tepat waktu. Prestasi ini menunjukkan bahwa provinsi ini tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya filosofi Jatim BISA (Berdaya, Inklusif, Sinergis, Adaptif) dalam meningkatkan kinerja industri dan ketenagakerjaan. “Berdaya berarti memiliki kemandirian dan kepercayaan diri, Inklusif memastikan tidak ada yang tertinggal, Sinergis menegaskan kolaborasi lintas sektor, dan Adaptif mendorong inovasi serta penyesuaian terhadap perubahan global,” jelasnya.

Menurut Khofifah, filosofi ini bukan hanya untuk birokrasi, tetapi dapat diterapkan oleh dunia usaha dan tenaga kerja untuk menghadapi dinamika global. “Masa depan membutuhkan lompatan progresif, dan Jatim BISA menjadi panduan bagi semua pihak untuk berinovasi tanpa kehilangan jati diri,” tambahnya.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Jawa Timur dalam memperkuat perlindungan ketenagakerjaan, meningkatkan kesejahteraan pekerja, dan mendorong produktivitas perusahaan. “Kami akan terus mendukung program-program pembinaan yang fokus pada efisiensi, inovasi, dan kualitas SDM, agar Jawa Timur tetap menjadi penggerak ekonomi nasional dengan industri produktif dan berdaya saing global,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru