Jelang Idul Adha, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Lombok Barat

Selasa, 27 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Ketahanan Pangan NTB menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Desa Banyumulek, Lombok Barat, Selasa (27/5/2025). (Istimewa)

Dinas Ketahanan Pangan NTB menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Desa Banyumulek, Lombok Barat, Selasa (27/5/2025). (Istimewa)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melalui Dinas Ketahanan Pangan NTB menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Desa Banyumulek, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (27/5/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov NTB untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., mengatakan GPM merupakan langkah konkret dalam menyediakan kebutuhan pokok masyarakat di bawah harga pasar, sekaligus mendekatkan layanan pemerintah.

“Kami dari Dinas Ketahanan Pangan berupaya menyediakan berbagai komoditas pokok dengan harga di bawah pasar, terutama dalam momentum HBKN seperti Idul Adha,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kebutuhan riil masyarakat serta tingkat keberhasilan program yang telah dilaksanakan.

“Dengan kegiatan seperti ini, kita bisa mengetahui pola konsumsi masyarakat, kebutuhan utama, serta kendala yang masih dihadapi. Dari situ, kami bisa menyusun solusi yang lebih tepat untuk program-program berikutnya,” tambahnya.

Salah seorang warga Desa Banyumulek, Ibu Endang, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan GPM. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pangan murah yang disediakan pemerintah.

“Harganya beda dua ribuan dari pasar, kualitasnya bagus. Mudah-mudahan bisa sering diadakan di sini karena sangat membantu masyarakat kecil,” tuturnya.

GPM ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Bulog, Bank Indonesia, PUPM, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, ID Food, serta jaringan ritel modern seperti Niaga Supermarket, Ruby Supermarket, MGM Supermarket, dan Alfamart.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:34

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru