Jembatan Garuda Merah Putih Kepulungan Dibuka, Petani dan Pelajar Kini Lebih Mudah Melintas

Selasa, 3 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun bersama Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori meresmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Selasa (3/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun bersama Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori meresmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Selasa (3/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kehadiran Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, membuka akses penyeberangan yang selama ini dibutuhkan masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar aktivitas pertanian, memudahkan perjalanan anak sekolah, sekaligus menghubungkan mobilitas ekonomi antarwilayah.

Jembatan tersebut resmi beroperasi setelah diresmikan Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, bersama Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, Selasa (3/11/2026).

Pembangunan jembatan sepanjang 12 meter dan lebar 4 meter itu diselesaikan dalam waktu 60 hari. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, disaksikan ratusan warga setempat.

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, mengatakan keberadaan jembatan tersebut menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan infrastruktur masyarakat.

” Tentunya kehadiran jembatan ini mampu memberikan rasa aman, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperlancar jalur transportasi pertanian, mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, serta menghidupkan urat nadi perekonomian antarwilayah,” tutur pria yang akrab disapa Gus Shobih tersebut.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat membutuhkan sinergi lintas sektor. Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan menjadi penghubung yang mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Pangdivif 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, menjelaskan pembangunan jembatan merupakan bagian dari program percepatan pembangunan daerah atas instruksi Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menyebut kondisi geografis Indonesia yang dipisahkan sungai dan perbukitan membuat infrastruktur penghubung menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.

” Kita ketahui bersama bahwa kondisi geografis Indonesia banyak dipisahkan oleh sungai maupun perbukitan. Oleh karena itu, pemerintah membangun berbagai jenis infrastruktur penghubung, salah satunya melalui Jembatan Garuda Merah Putih ini,” ujar Mayjen TNI Primadi.

Pembangunan jembatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi pemerintah daerah, TNI, dan partisipasi masyarakat. Primadi juga mengingatkan warga agar menjaga fasilitas tersebut sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Ia menegaskan, jembatan memiliki batas kapasitas maksimal 6 ton. Kendaraan dengan muatan melebihi batas tersebut diminta tidak melintas demi menjaga kekuatan dan usia pakai konstruksi.

“Jembatan ini memiliki kapasitas maksimal 6 ton. Saya mengimbau jangan sampai ada kendaraan dengan tonase di atas 6 ton yang melintas, karena hal itu akan berpengaruh langsung pada kekuatan dan umur jembatan,” tegasnya.

Dengan beroperasinya jembatan tersebut, masyarakat Kepulungan kini memiliki akses penghubung yang diharapkan menunjang aktivitas sehari-hari, terutama transportasi hasil pertanian dan perjalanan menuju sekolah.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dari Tambak hingga Kebun Melon, AIoT Bawa Perubahan bagi Petani Lamongan
Pasar Kepulungan Terbakar, Pemkab Pasuruan Siapkan Dana Darurat tapi Ada Syaratnya
APBD Pasuruan 2027 Capai Rp4,07 Triliun, Rp363 Miliar Disiapkan untuk Tiga Proyek Strategis
Pasar Murah Khofifah di Lamongan, Beras Rp11.000 dan 10 Doorprize Dibagikan
Antisipasi Kekeringan, Dinas Perkim Ngawi Siapkan Anggaran Rp7 Miliar untuk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Tahun 2027
3.794 PPPK Paruh Waktu Sidoarjo Perpanjang Kontrak, Ada Rencana Peningkatan Kesejahteraan
Khofifah Takziah ke Keluarga Korban Longsor Lumajang, Bawa Santunan dan Bantuan Renovasi
Ribuan Jemaah Padati Jember Bermunajat, Gus Fawait Apresiasi Pemuda Pancasila

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:34

Dari Tambak hingga Kebun Melon, AIoT Bawa Perubahan bagi Petani Lamongan

Selasa, 3 November 2026 - 18:15

Jembatan Garuda Merah Putih Kepulungan Dibuka, Petani dan Pelajar Kini Lebih Mudah Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 18:01

APBD Pasuruan 2027 Capai Rp4,07 Triliun, Rp363 Miliar Disiapkan untuk Tiga Proyek Strategis

Selasa, 3 November 2026 - 17:54

Pasar Murah Khofifah di Lamongan, Beras Rp11.000 dan 10 Doorprize Dibagikan

Selasa, 3 November 2026 - 13:46

Antisipasi Kekeringan, Dinas Perkim Ngawi Siapkan Anggaran Rp7 Miliar untuk Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Tahun 2027

Berita Terbaru