Jember Percepat Perlindungan PMI, Pemkab Dorong Kantor P4MI Mandiri dan Desa Migran Emas

Selasa, 12 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Jember mulai memperkuat sistem perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan menggelar rapat koordinasi lintas instansi di Aula Pemkab Jember, Senin (11/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk menekan praktik pemberangkatan nonprosedural sekaligus memastikan calon pekerja migran asal Jember memiliki kompetensi dan perlindungan hukum yang memadai.

Rakor tersebut melibatkan jajaran OPD, perwakilan P4MI, BPJS Ketenagakerjaan, Buruh Migran Care, hingga pemangku kepentingan lainnya. Fokus pembahasan meliputi tata kelola PMI mulai dari proses rekrutmen, pelatihan, penempatan kerja di luar negeri, hingga pemulangan pekerja.

Pj Sekda Jember Akhmad Helmi Lukman mengatakan, pemerintah daerah ingin memastikan warga Jember berangkat melalui jalur resmi agar terhindar dari risiko perdagangan orang, penipuan kerja, maupun persoalan hukum di negara tujuan.

“Harapan kami menyediakan tenaga kerja produktif, khususnya lulusan SMK yang siap bekerja di sektor manufaktur maupun bidang lain sesuai kompetensi masing-masing. Ini bagian dari upaya memastikan masyarakat menempuh jalur legal,” ujar Helmi.

Dalam rakor tersebut, Pemkab Jember juga membahas percepatan pembentukan kantor mandiri P4MI (Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia). Selama ini, calon PMI asal Jember harus mengurus administrasi ke Banyuwangi, Surabaya, atau Malang.

Kepala Disnaker dan Perindustrian Jember Hadi Mulyono mengungkapkan, usulan pembentukan kantor P4MI telah diajukan ke pemerintah pusat dan kini masih berproses di Kementerian PAN-RB.

“Rekomendasi dari Gus Bupati sudah dikirim ke kementerian. Harapannya nanti seluruh layanan administrasi dan pra-orientasi kerja bisa cukup dilakukan di Jember,” katanya.

Saat ini, layanan informasi PMI sementara telah dibuka melalui dua petugas di PTSP Pemkab Jember untuk membantu masyarakat memperoleh informasi resmi terkait lowongan dan prosedur kerja luar negeri.

Selain itu, Pemkab Jember juga mendorong program Desa Migran Emas sebagai upaya perlindungan berbasis desa. Sebanyak 11 desa telah diajukan ke kementerian untuk mendapatkan penetapan program tersebut.

Hadi mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja ilegal ke luar negeri. Warga diminta memanfaatkan jalur resmi melalui Disnaker Jember serta mengikuti pelatihan kompetensi sebelum berangkat bekerja.

Menurutnya, langkah strategis tersebut menjadi bagian penting untuk menjamin hak, keselamatan, dan perlindungan hukum pekerja migran asal Jember di negara penempatan.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru