Jenazah Korban Mutilasi Asal Lamongan Dimakamkan, Isak Tangis Keluarga Iringi Kepergian Tiara

Rabu, 10 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi prosesi pemakaman Tiara Angelina Saraswati di TPU Desa Made, Kecamatan Lamongan, Selasa (9/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi prosesi pemakaman Tiara Angelina Saraswati di TPU Desa Made, Kecamatan Lamongan, Selasa (9/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Suasana duka menyelimuti rumah duka keluarga Tiara Angelina Saraswati (25), warga Jalan Made Kidul, Desa Made, Kecamatan Lamongan Kota, pada Selasa (9/9/2025). Jenazah korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di kawasan Pacet, Mojokerto, itu tiba di rumah keluarga dalam peti berwarna putih menggunakan mobil jenazah RS Bhayangkara Pusdik Sabhara.

Kedatangan jenazah Tiara disambut isak tangis keluarga, tetangga, dan kerabat dekat. Sang ayah, Setyawan Darmadi, bahkan tak kuasa menahan kesedihan mendalam hingga sempat pingsan sebelum jasad anaknya dimasukkan ke dalam rumah. Beberapa anggota keluarga terpaksa membopongnya agar tetap kuat mendampingi prosesi pemakaman.

Sebelum dikebumikan, jenazah Tiara dishalatkan di Masjid Nurul Yaqin yang berjarak tak jauh dari rumahnya. Sejumlah warga, keluarga, dan sahabat ikut serta dalam prosesi tersebut. Setelah itu, rombongan mengiringi almarhumah menuju tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Made. Prosesi berjalan penuh haru namun tetap lancar hingga selesai.

Kepala Desa Made, Eko Widiyanto, turut menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya warganya dalam peristiwa tragis tersebut. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu proses pemakaman hingga selesai dengan baik.

“Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian Polda Jatim, Polres Mojokerto, Polres Lamongan, TNI, pihak Rumah Sakit Bhayangkara Porong, serta seluruh elemen masyarakat yang memberikan dukungan dalam proses pemakaman almarhumah Tiara,” kata Eko.

Menurutnya, kasus memilukan yang menimpa Tiara harus dijadikan pelajaran bersama. Ia menekankan pentingnya pendampingan terhadap generasi muda, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Remaja masih membutuhkan bimbingan. Jika mereka menghadapi masalah, harus ada tempat yang bisa memberikan perlindungan dan mendengar keluhan mereka. Harapan kami, peristiwa tragis ini menjadi perhatian bersama agar tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Berita Terbaru