Kabupaten Malang Genjot Program MBG, Ini Targetnya

Sabtu, 8 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., menyerahkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada pengelola dapur Program Makan Bergizi Gratis di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (7/11). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., menyerahkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada pengelola dapur Program Makan Bergizi Gratis di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (7/11). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam agenda yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (7/11) pagi, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., hadir langsung sekaligus menyerahkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) kepada sejumlah pengelola dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran kepala perangkat daerah, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Malang, Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG, serta seluruh mitra dan kepala SPPG se-Kabupaten Malang.

Bupati Sanusi menegaskan, penyerahan SLHS menjadi bagian penting dari strategi percepatan program MBG yang bertujuan memastikan keamanan pangan serta standar kebersihan di setiap dapur layanan. “SLHS bukan bentuk penghargaan, melainkan bukti bahwa dapur tersebut telah memenuhi standar kebersihan, sanitasi, dan pengolahan makanan yang layak. Dengan begitu, keamanan pangan bisa terjamin dari proses awal hingga penyajian,” ujar Sanusi.

Ia menjelaskan, Kabupaten Malang ditargetkan memiliki 233 dapur MBG. Dari jumlah itu, 87 SPPG telah beroperasi dan 23 lainnya sedang dalam tahap persiapan. Adapun penerima manfaat program ditetapkan sebanyak 698.855 orang, dengan realisasi hingga saat ini mencapai 251.510 penerima atau sekitar 35,99 persen.

“Angka tersebut menjadi perhatian kita bersama. Diperlukan langkah konkret untuk mencapai target BGN, baik dalam aspek pengelolaan, sumber daya, maupun dukungan lintas sektor,” kata Bupati.

Lebih lanjut, Sanusi menekankan pentingnya kepemilikan SLHS sebagai upaya pencegahan terhadap insiden keracunan massal seperti yang sempat terjadi di beberapa wilayah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, mitra SPPG, dan pelaku usaha sangat krusial dalam memastikan layanan gizi aman dan berkelanjutan. “Tanpa kebersamaan, mustahil kita bisa mewujudkan akses makanan bergizi yang merata di seluruh wilayah,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi komitmen para pengelola SPPG dan seluruh pemangku kepentingan yang terus bekerja keras menjalankan program MBG. Ia berharap pelaksanaan program tersebut dapat sekaligus memberdayakan pelaku usaha lokal, terutama penyedia bahan pangan dari masyarakat sekitar.

“Ke depan, kita perlu menyiapkan langkah antisipatif terhadap potensi kendala di lapangan, termasuk mencegah terulangnya kasus keracunan siswa. Dengan memberdayakan sumber daya lokal, program ini tidak hanya menumbuhkan generasi sehat dan cerdas, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah,” tuturnya.

Sanusi menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak agar mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional. Ia menekankan pentingnya pemenuhan seluruh persyaratan teknis seperti SLHS, sertifikat halal, sertifikat juru masak, serta standar keamanan pangan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP).

“Komitmen ini harus kita jaga bersama. Tujuan besar pemerintah adalah mencetak generasi emas yang sehat dan berdaya saing. Semoga kerja keras kita hari ini benar-benar membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru