Kandang Sapi di Babat Lamongan Terbakar, 4 Ekor Sapi Mati

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kebakaran menghanguskan kandang sapi milik Kariono (49), warga Desa Gendongkulon, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kamis malam, 27 Agustus 2026. Empat ekor sapi mati dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.20 WIB. Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd., mengatakan api diduga berasal dari api untuk ternak yang berada di dekat tumpukan jerami kering.

“ Kebakaran diduga bermula dari diang api untuk ternak yang berada dekat tumpukan jerami kering,” jelasnya.

Peristiwa itu diketahui setelah seorang saksi yang rumahnya berada tepat di depan rumah korban mencium bau terbakar. Saat melihat ke arah lokasi, saksi mendapati kandang sapi telah terbakar.

Saat kejadian, Kariono bersama istrinya sedang menghadiri acara tahlilan di rumah tetangga. Saksi kemudian memberitahukan kebakaran tersebut kepada warga sekitar dan anak korban yang berada di dalam rumah.

Warga bersama anggota Polsek Babat segera melakukan pemadaman secara manual sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H., bersama anggotanya kemudian mendatangi lokasi. Pemadaman dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan warga hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.

Akibat kebakaran tersebut, empat ekor sapi mati terpanggang. Selain itu, dua sepeda motor dan kandang sapi juga habis terbakar.

“Akibat kejadian tersebut, empat ekor sapi mati terpanggang, dua sepeda motor dan kandang sapi habis terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta,” tambah Hamzaid.

Polres Lamongan mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan sumber api dalam kondisi masih menyala, terutama jika berada di dekat jerami atau material yang mudah terbakar.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak meninggalkan sumber api dalam kondisi masih menyala. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi, terlebih saat berada di dekat bahan-bahan yang mudah terbakar. Kewaspadaan bersama sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan
Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di Sampang, Dua Orang Luka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:21

Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya

Berita Terbaru