Kapolres Lamongan Ikut Senam Bersama dan Aksi Bersih Sampah World Cleanup Day 2025

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto ikut mendampingi Forkopimda saat melakukan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian lingkungan pada peringatan World Cleanup Day 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto ikut mendampingi Forkopimda saat melakukan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian lingkungan pada peringatan World Cleanup Day 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025 di Kabupaten Lamongan berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan senam bersama, aksi bersih sampah, dan penanaman pohon. Acara yang dipusatkan di Lapangan Gajah Mada, Jumat (19/9/2025), dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Lamongan, serta ratusan masyarakat.

World Cleanup Day merupakan gerakan global yang setiap tahun digelar di lebih dari 190 negara untuk mengajak masyarakat peduli kebersihan lingkungan. Tahun ini, Lamongan kembali ikut ambil bagian dengan menggabungkan olahraga massal dan aksi nyata di lapangan.

Acara dimulai dengan senam pagi bersama yang diikuti pejabat daerah dan masyarakat umum. Setelah itu, Bupati Lamongan menyampaikan ajakan agar seluruh elemen tidak hanya hadir seremonial, tetapi juga konsisten menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjaga lingkungan bukan tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kita bersama. Dari langkah kecil memungut sampah, kita sedang menanamkan kebiasaan baik untuk generasi mendatang,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Usai arahan, Forkopimda melepas peserta untuk bergerak ke sejumlah titik strategis di sekitar kota guna melakukan aksi bersih-bersih. Ratusan kantong sampah terkumpul dari kegiatan ini, mulai dari area publik, jalan utama, hingga fasilitas umum. Tidak berhenti di situ, kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman pohon sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem di Lamongan.

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya sinergi antara aparat, pemerintah, dan warga dalam membangun budaya peduli lingkungan. Menurutnya, kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut serta dalam program sosial dan lingkungan yang menyentuh masyarakat langsung.

“Polri mendukung penuh kegiatan World Cleanup Day ini sebagai langkah nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Semoga gerakan ini menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat Lamongan,” ungkap Agus.

Partisipasi aktif masyarakat menjadi sorotan dalam gelaran WCD tahun ini. Banyak warga datang bersama keluarga, komunitas, hingga pelajar. Mereka tampak antusias memungut sampah plastik, kertas, maupun sisa makanan yang berserakan di berbagai titik.

Di sisi lain, momentum ini juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, komunitas lingkungan, dan masyarakat umum diyakini dapat mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, hijau, sekaligus sehat.

Peringatan World Cleanup Day 2025 di Lamongan pun meninggalkan pesan kuat bahwa menjaga bumi dimulai dari aksi sederhana. Senam bersama menyehatkan tubuh, sementara bersih-bersih sampah dan menanam pohon menyehatkan lingkungan.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada seremonial tahunan, melainkan berlanjut menjadi kebiasaan kolektif masyarakat. “Kalau gerakan ini terus kita hidupkan, saya yakin Lamongan bisa menjadi kabupaten percontohan dalam membangun budaya bersih dan hijau,” pungkas Kapolres Agus.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru