LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Karnaval bertema profesi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, berlangsung meriah, Sabtu (29/8/2026).
Sekitar 1.000 warga memadati sepanjang rute untuk menyaksikan kreativitas peserta dari berbagai RT/RW. Kegiatan yang menjadi bagian dari Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) tersebut dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Sedikitnya 15 peserta dari tiap RT/RW ambil bagian dalam karnaval. Mereka tampil dengan beragam kreativitas sesuai tema profesi yang diusung masing-masing peserta.
Rute karnaval dimulai dari halaman MI Dusun Tlogorejo. Peserta kemudian bergerak melewati Jalan Raya Gampangsejati menuju Dusun Gampangsejati dan berakhir di Lapangan Desa Gampangsejati.
Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan warga dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Di tengah antusiasme warga, kepolisian turut diterjunkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Sejumlah personel melakukan pengamanan terbuka dan tertutup sekaligus mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik sepanjang rute.
Petugas yang terlibat antara lain Aiptu Hamid, Aipda Tri, Bripda Mirza dan Bripda Ilham. Mereka ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
“Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan karnaval berjalan aman dan tertib. Kami juga mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik agar masyarakat yang mengikuti maupun menyaksikan kegiatan tetap merasa nyaman,” ujar Aiptu Hamid.
Pengaturan lalu lintas terutama dilakukan di titik-titik simpul sepanjang rute. Langkah tersebut untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, sekaligus mencegah potensi kecelakaan lalu lintas dan gangguan keamanan lainnya.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kerja sama masyarakat sangat penting agar karnaval dapat berjalan lancar sampai selesai,” kata Aipda Tri.
Sementara itu, Kapolsek Laren menegaskan kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan untuk memberikan rasa aman.
“Polri hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan dan upaya memberikan rasa aman dalam setiap kegiatan masyarakat. Kami memastikan pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup, termasuk pengaturan lalu lintas di sepanjang rute karnaval,” ungkapnya.
Antusiasme sekitar 1.000 warga yang menyaksikan karnaval menjadi perhatian petugas. Pengamanan di sejumlah titik dilakukan untuk menjaga kelancaran kegiatan sekaligus mengantisipasi kepadatan dan gangguan keamanan.
“Kegiatan karnaval mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Karena itu, personel melakukan pengamanan di titik-titik yang dianggap rawan kepadatan untuk mencegah kemacetan maupun gangguan keamanan lainnya,” ujar Bripda Mirza.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar