Kejari Bangkalan Lepas Kepala Seksi Pidum, Bang Hendrik Ditugaskan ke Brebes

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bang Hendrik (baju batik coklat)  mengucapkan salam perpisahan kepada staf Kejari Bangkalan, Senin, 9 Februari 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bang Hendrik (baju batik coklat) mengucapkan salam perpisahan kepada staf Kejari Bangkalan, Senin, 9 Februari 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan resmi melepas Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) yang selama ini dikenal tegas dan profesional, Bang Hendrik, Senin (9/2/2026). Pria energik dengan tubuh tinggi dan berkacamata ini kini mendapatkan amanah baru sebagai Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Acara pelepasan digelar secara sederhana namun khidmat di kantor Kejari Bangkalan. Pejabat lama tersebut disambut hangat oleh jajaran Kejari, staf, serta sejumlah rekan jurnalis yang selama ini menjalin hubungan baik dengannya. Bang Hendrik dikenal mudah ditemui dan terbuka, membangun komunikasi yang hangat dengan berbagai pihak, mulai dari kolega hingga masyarakat umum.

Selama bertugas di Bangkalan, Hendrik menuturkan, ia banyak mengalami dinamika yang melampaui sekadar rutinitas pekerjaan. Lingkungan kerja yang awalnya formal perlahan berubah menjadi ruang kebersamaan, persahabatan, dan kekeluargaan. “Awalnya tidak mudah. Saya harus belajar banyak hal, termasuk memahami budaya dan kearifan lokal Madura, khususnya di Bangkalan,” ujarnya.

Bang Hendrik menambahkan, adaptasi itu dijalani melalui komunikasi terbuka, memperbanyak relasi, dan membangun kepercayaan masyarakat. Pendekatan ini membantunya memahami karakter lokal sekaligus diterima dengan baik oleh masyarakat dan rekan kerja.

Selama masa tugasnya, Hendrik menangani sejumlah kasus yang menyita perhatian publik. Di antaranya kasus perkelahian Hasan dan Wardi di Tanjung Bumi, kasus pencabulan santri oleh oknum kiai di Socah, hingga pembunuhan mahasiswi UTM di Galis. “Dari berbagai kasus itu saya banyak belajar. Madura punya keragaman, kearifan lokal, sekaligus tantangan yang tidak selalu ditemui di daerah lain,” ungkapnya.

Meski berat meninggalkan Bangkalan, Hendrik menegaskan bahwa penugasan baru adalah bentuk kepercayaan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Amanah ini harus saya jalani. Apapun tantangan di tempat baru nanti, kita wajib memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Di akhir masa tugas, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukungnya dan memohon maaf apabila selama bertugas terdapat kekhilafan. “Semoga komunikasi dan rasa kekeluargaan tetap terjaga. Mudah-mudahan kita bisa dipertemukan kembali dalam keadaan yang lebih baik dan berbahagia,” pungkas Bang Hendrik.

Lainnya:

Penulis : Lan

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dua Pengedar Narkoba di Pamekasan Dibekuk, Ekstasi dan Sabu Disita
Hoaks Obat Makin Masif, Pemprov NTB dan BBPOM Perketat Pengawasan Digital
Kurir JNE Dibegal Saat Antar Paket di Bandung, Trauma Korban Jadi Sorotan Keamanan Pekerja Lapangan
Polisi Gagalkan Penyelundupan 887 Karung Bawang Ilegal di Pelalawan, Diduga Masuk dari Jalur Sungai
Buntut Kongres Ambulu Memanas, Wakil Ketua Askab PSSI Jember Dipolisikan atas Dugaan Bullying Atlet Muda
Saat Kota Lamongan Terlelap, Polsek Tikung Bergerak Senyap Cegah Kejahatan 4C
Polisi Turun ke Jalan, Patroli Polsek Tikung Diperketat, Warga Lamongan Diminta Siaga Jaga Keamanan
Respon Cepat 110 Polres Lamongan, Tiga Gangguan Kamtibmas Ditangani dalam Semalam

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:33 WIB

Dua Pengedar Narkoba di Pamekasan Dibekuk, Ekstasi dan Sabu Disita

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:47 WIB

Hoaks Obat Makin Masif, Pemprov NTB dan BBPOM Perketat Pengawasan Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:00 WIB

Kurir JNE Dibegal Saat Antar Paket di Bandung, Trauma Korban Jadi Sorotan Keamanan Pekerja Lapangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:11 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan 887 Karung Bawang Ilegal di Pelalawan, Diduga Masuk dari Jalur Sungai

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:51 WIB

Buntut Kongres Ambulu Memanas, Wakil Ketua Askab PSSI Jember Dipolisikan atas Dugaan Bullying Atlet Muda

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi menyerahkan surat rekomendasi HKI kepada pelaku UMKM saat program Bunga Desa di Balai Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

UMKM Banyuwangi Dapat HKI Murah, Produk Makin Aman

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meresmikan rumah pompa dan sumur bor bantuan Kementan di Desa Kaotan, Kamis (7/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Sumur Bor Kementan Bikin Panen Banyuwangi Meledak

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:14 WIB