Kejati DIY Kampanyekan Anti-Korupsi Lewat Cerdas Cermat dan Penyerahan Dokumen Kependudukan

Selasa, 29 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Kejati DIY berfoto bersama peserta Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP/MTs se-Kota Yogyakarta dalam rangka Kampanye Anti Korupsi 2025. (Foto: dok./Radarbangsa.co.id)

Jajaran Kejati DIY berfoto bersama peserta Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP/MTs se-Kota Yogyakarta dalam rangka Kampanye Anti Korupsi 2025. (Foto: dok./Radarbangsa.co.id)

YOGYAKARTA, RadarBangsa.co.id – Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY) menggelar dua agenda penting dalam rangka kampanye anti-korupsi tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kejati DIY pada Selasa (29/7/2025) ini mencakup Penyerahan Dokumen Kependudukan bagi Kelompok Rentan dan Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP/MTs se-Kota Yogyakarta.

Wakil Kepala Kejati DIY, Neva Sari Susanti, yang mewakili Kepala Kejati DIY Riono Budisantoso, menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan dari hulu. Menurutnya, pendekatan hukum saja tidak cukup, melainkan harus disertai edukasi dan pembentukan karakter sejak dini.

“Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi persoalan budaya dan mental. Karena itu, upaya pencegahan melalui pendidikan harus ditanamkan sejak usia sekolah. Lomba cerdas cermat ini salah satu cara untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab kepada pelajar,” ujarnya.

Selain kegiatan edukatif, Kejati DIY juga menyerahkan dokumen kependudukan kepada kelompok rentan secara simbolis. Dokumen yang diserahkan berupa akta kelahiran, kartu keluarga, dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Identitas kependudukan bukan sekadar administrasi, tetapi juga jembatan bagi masyarakat mengakses layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan hukum. Ini bagian dari memastikan keadilan merata,” jelas Neva.

Penyerahan dokumen dilakukan kepada 7 orang dari Kota Yogyakarta, 4 orang dari Kabupaten Sleman, 6 orang dari Gunungkidul, dan 3 orang dari Kabupaten Bantul.

Untuk lomba cerdas cermat, tercatat sebanyak 41 sekolah tingkat SMP/MTs dari Kota Yogyakarta ikut ambil bagian. Tiga sekolah berhasil meraih juara, yaitu:

Juara I: SMP Negeri 6 Yogyakarta
Juara II: SMP Pangudiluhur
Juara III: SMP Negeri 12 Yogyakarta

Trofi dan hadiah diserahkan langsung oleh Kepala Kejati DIY Riono Budisantoso serta Asisten Intelijen Kejati DIY Agus Rujito.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DIY, Herwatan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi hukum sejak dini.

“Kami berharap para pelajar bisa memahami sejak sekarang bagaimana korupsi itu terjadi, dan mereka bisa menjadi generasi yang tidak ikut terseret atau bahkan memulai praktik korupsi,” jelasnya.

Sementara itu, Morek, salah satu peserta dari SMP Negeri 12 Yogyakarta yang meraih juara ketiga, menyampaikan bahwa lomba ini memberinya pemahaman baru soal arti dan bahaya korupsi.

“Dari lomba ini, saya jadi tahu lebih banyak tentang apa itu korupsi. Kami jadi lebih sadar untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan,” katanya.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Kepala Kejati DIY, Wakajati, para asisten Kejati, perwakilan dari Dinas Dukcapil se-DIY, Dinas Dikpora Kota Yogyakarta, serta para guru pendamping dan peserta lomba. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan kolektif membangun kesadaran hukum dan budaya anti-korupsi berbasis pendidikan dan kepedulian sosial.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru