GUNUNGKIDUL, RadarBangsa.co.id – Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA ambil bagian dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drumband Gunungkidul tahun 2025.
Kegiatan ini digelar dalam dua tahap, yakni pada 23–24 Mei dan dilanjutkan kembali pada 6–8 Juni 2025 mendatang.
Kejurkab yang diinisiasi oleh Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Gunungkidul ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi dan melakukan regenerasi atlet drumband di wilayah setempat.
“Sebagai wadah pembinaan bagi sekolah yang memiliki drumband agar lebih maju dan menghasilkan prestasi, sekaligus menjadi ruang kreativitas yang terarah dalam pengembangan potensi anak,” ujar Fajar Ridwan, Ketua PDBI Gunungkidul, dalam sambutannya saat pembukaan Kejurkab, Jumat (23/5/2025).
Fajar menyebutkan, tahun ini Kejurkab diikuti oleh 201 satuan peserta dengan jumlah atlet lebih dari 1.000 siswa. Ia juga menyampaikan bahwa Gunungkidul telah bersiap menjadi tuan rumah Porda DIY 2025 dan menargetkan mempertahankan gelar juara umum, seperti pada tahun sebelumnya.
“2025 ini kita jadi tuan rumah Porda DIY. Kita sudah siapkan atlet terbaik dan siap pertahankan prestasi,” ucapnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, turut hadir dan membuka secara resmi Kejurkab. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan, termasuk KONI dan PDBI Gunungkidul.
“Terima kasih atas kerja kerasnya, kegiatan ini luar biasa. Saya juga dukung penuh anak-anak Gunungkidul untuk tampil maksimal di Porda DIY nanti. Siap persembahkan emas untuk Gunungkidul!” tegas Bupati Endah memberi semangat.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Gunungkidul Jarot Budi Santoso menilai Kejurkab ini menunjukkan keberlangsungan pembinaan prestasi yang baik di cabang drumband.
“PDBI menunjukkan konsistensi. Pembinaan dari usia dini sampai tingkat SLTA dengan rekrutmen atlet profesional ini patut diapresiasi,” kata Jarot.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Bina Prestasi Pengda PDBI DIY, Eko Widodo, yang menyoroti lonjakan peserta Kejurkab sejak pertama kali digelar tahun 2011.
“Dulu pesertanya 19 satuan, sekarang 201 satuan. Naiknya sepuluh kali lipat. Ini kemajuan yang luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan pesat ini telah membawa Gunungkidul mewakili DIY dalam PON 2024 di Sumatera Utara dan Aceh, dengan raihan 2 emas, 5 perak, dan 4 perunggu.
“Saya mohon semua pihak berpartisipasi menyemangati. Siapa lagi kalau bukan kita yang mendukung anak-anak ini,” tandas Eko.
Penulis : Paiman
Editor : Zainul Arifin


















Komentar