PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Pasuruan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bhayangkara Sprint Rally 2026 putaran ketiga yang berlangsung di Sirkuit Astrojoyo, Kecamatan Kejayan, 28-30 Agustus 2026.
Kompetisi otomotif berskala nasional tersebut resmi dibuka Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto pada Sabtu (29/8/2026) pagi. Pembukaan turut dihadiri Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wakil Walikota Pasuruan Muhammad Nawawi, serta sejumlah undangan.
Kapolda Jatim menyebut pelaksanaan kejurnas di Jawa Timur menjadi catatan penting bagi dunia otomotif nasional sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Pasuruan.
“Hari ini catatan sejarah otomotif nasional menorehkan tinta emasnya di bumi Jawa Timur. Dengan tangan terbuka, terwujud kebanggaan yang mendalam menyambut kehadiran seluruh peserta di Kejayan, Pasuruan,” ujar Nanang.
Menurutnya, ajang tersebut bukan hanya menjadi ruang kompetisi bagi para pereli, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya kepatuhan dan kedisiplinan berlalu lintas.
“Hari ini kita bisa melihat pembalap sejati yang tangguh dan kencang di sirkuit, namun tetap patuh, santun, dan taat aturan saat berada di jalan raya,” tegasnya.
Ketua Organizing Committee (OC) Kejurnas Bhayangkara Sprint Rally 2026 Putaran 3, Ervin Pipink, mengatakan Sirkuit Astrojoyo dipilih karena memiliki karakter lintasan yang dinilai ideal dan sesuai regulasi ikatan otomotif.
Lintasan tersebut memiliki panjang sekitar 5,2 kilometer dengan sejumlah area yang menuntut konsentrasi tinggi dari para pembalap.
“Karakter track-nya berbeda dengan sirkuit di beberapa daerah lain. Di sini jauh lebih menantang dan banyak area tricky, sehingga para pembalap memang harus menjaga konsentrasi tinggi dan lebih berhati-hati,” ungkap Ervin.
Para peserta harus menaklukkan empat Special Stage (SS) atau etape dalam satu rangkaian putaran. Kategori yang diperlombakan antara lain Jeep Kelas D, mobil berpenggerak roda depan (FWD), penggerak roda belakang (RWD), hingga kelas khusus Rally Car (RC).
Kejurnas ini juga dikemas dengan konsep sport tourism. Rangkaian kegiatan selama tiga hari meliputi scrutineering, shakedown, fast track, hingga balapan utama.
“Pintu sirkuit terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin menonton, terutama bagi para penghobi otomotif,” imbuh Ervin.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mengoptimalkan Sirkuit Astrojoyo sebagai fasilitas olahraga serbaguna bertaraf nasional.
“Sirkuit ini sangat luas dan ideal bagi peserta yang menyukai tantangan ekstrem. Sebelumnya bisa untuk lomba pacuan kuda nasional, dan sekarang sukses dipakai untuk sprint rally,” kata Rusdi.
Menurut Rusdi, penyelenggaraan kejurnas juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
Kehadiran ratusan kru dan pembalap serta ribuan penonton membuat aktivitas ekonomi warga ikut bergerak. Sejumlah pelaku UMKM membuka gerai yang menjual makanan, minuman, hingga oleh-oleh khas Kabupaten Pasuruan.
“Bisa dilihat di sekitar sirkuit, ada banyak gerai UMKM yang menjual makanan, minuman, hingga produk oleh-oleh khas Kabupaten Pasuruan. Ada multiplier effect yang nyata bagi ekonomi masyarakat kita,” pungkas Rusdi.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar