Kekeringan Ancam 89 Desa, Pemkab Lamongan Siapkan Air Bersih dan Revitalisasi Waduk

Selasa, 28 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyalurkan air bersih di Dusun Walangkopo, Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, Selasa (28/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyalurkan air bersih di Dusun Walangkopo, Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, Selasa (28/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan bergerak cepat mengatasi dampak musim kemarau dengan menyalurkan 25 ribu liter air bersih kepada warga Dusun Walangkopo, Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sarirejo, Selasa (28/7/2026). Bantuan itu menjadi distribusi perdana tahun ini di wilayah Sarirejo yang masuk kawasan rawan kekeringan karena keterbatasan sumber air bersih.

Selain penanganan darurat, Pemkab Lamongan juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui revitalisasi waduk dan perluasan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Langkah ini ditempuh agar persoalan kekeringan yang berulang setiap musim kemarau bisa dikurangi secara bertahap.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan penyaluran air bersih menjadi respons cepat pemerintah daerah terhadap kebutuhan warga. Distribusi dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan sebagai bentuk pelayanan darurat bagi masyarakat terdampak.

“Penyaluran air bersih ini merupakan langkah cepat Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau,” kata Yuhronur Efendi.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut disalurkan karena sejumlah wilayah di Lamongan mulai mengalami krisis air bersih. Pemerintah daerah, menurutnya, tidak hanya fokus pada distribusi air, tetapi juga menyiapkan upaya yang lebih permanen untuk wilayah yang terdampak berulang.

“Penanganan darurat harus berjalan beriringan dengan solusi jangka panjang. Karena itu, kami menyiapkan revitalisasi waduk di wilayah terdampak agar kapasitas tampung air dapat ditingkatkan,” ujarnya.

Berdasarkan pemetaan BPBD Kabupaten Lamongan, terdapat 15 kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan. Wilayah itu mencakup 89 desa dan 168 dusun, dengan rincian 45 desa mengalami kelangkaan air bersih dan 44 desa berstatus kritis karena minim sumber air seperti waduk maupun sumur.

Pada tahap pertama, BPBD menyalurkan lima tangki air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter atau total 25.000 liter. Warga juga menerima bantuan terpal dan jeriken untuk membantu penyimpanan air selama musim kemarau berlangsung.

Yuhronur menegaskan bantuan air bersih akan terus disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat. Pemerintah desa maupun kecamatan diminta segera mengajukan permohonan apabila wilayahnya membutuhkan pasokan air bersih agar BPBD bisa menindaklanjuti dengan cepat.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu kondisi semakin parah sebelum mengajukan bantuan. Pemerintah daerah, kata dia, akan merespons setiap laporan yang masuk selama masih berkaitan dengan kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.

“Kalau ada wilayah yang membutuhkan air bersih, silakan disampaikan melalui pemerintah desa atau kecamatan agar segera ditindaklanjuti BPBD,” katanya.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Lamongan akan melakukan survei dan pengerukan waduk di Desa Kedungkumpul yang memiliki luas sekitar 1,8 hektare. Revitalisasi itu ditujukan untuk meningkatkan daya tampung air saat musim hujan sehingga bisa dimanfaatkan lebih optimal ketika kemarau tiba.

“Kami akan segera melakukan survei dan pengerukan waduk ini. Saat musim kemarau, waduk menjadi satu-satunya sumber air yang dapat diandalkan masyarakat. Karena itu, kapasitasnya akan kami tingkatkan agar manfaatnya lebih besar,” ujarnya.

Pemkab Lamongan juga terus memperluas jaringan distribusi air bersih melalui pengembangan SPAM Mojolagres. Layanan yang kini telah menjangkau Kecamatan Kembangbahu ditargetkan diperluas hingga Kecamatan Sarirejo sebagai solusi jangka panjang pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Pemkab Lamongan juga terus mengembangkan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mojolagres. Layanan yang kini telah menjangkau Kecamatan Kembangbahu akan diperluas hingga Sarirejo sebagai solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih masyarakat,” imbuhnya.

Bantuan air bersih tersebut disambut positif oleh warga Desa Kedungkumpul. Selama ini masyarakat menghadapi keterbatasan pasokan air, bahkan air yang tersedia berbau sehingga kurang layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Pemkab Lamongan berharap penanganan darurat yang dibarengi pembangunan infrastruktur air dapat mengurangi dampak kekeringan pada tahun-tahun mendatang.

“Kami berharap langkah darurat dan pembangunan infrastruktur ini dapat mengurangi dampak kekeringan yang setiap tahun dirasakan masyarakat serta menjamin ketersediaan air bersih secara berkelanjutan,” pungkas Yuhronur Efendi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru