BANDUNG, RadarBangsa.co.id – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat kolaborasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) melalui kerja sama pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan pemanfaatan layanan perbankan. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pelaksanaan program ketenagakerjaan yang lebih adaptif dan berdaya saing.
Kesepahaman bersama ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna di Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/7/2026). Kerja sama ini menjadi landasan bagi kedua institusi untuk memperkuat kapasitas organisasi melalui pengembangan SDM dan dukungan layanan keuangan.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah dengan sektor perbankan dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
“Kolaborasi ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan kedua institusi, tetapi juga menghadirkan layanan yang semakin efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Cris.
Menurutnya, perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut adanya kemitraan lintas sektor agar setiap institusi mampu beradaptasi dengan tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, penguatan kapasitas SDM menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ruang lingkup kerja sama mencakup penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, dan berbagai program peningkatan kompetensi pegawai di lingkungan Kemnaker maupun bank bjb. Program tersebut akan dilaksanakan sesuai ketentuan dan kebutuhan masing-masing institusi.
Selain pengembangan SDM, kedua pihak juga sepakat mengoptimalkan pemanfaatan produk dan layanan perbankan untuk mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Kemnaker.
“Pemanfaatan layanan perbankan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan sekaligus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel,” ujar Cris.
Ia menjelaskan, implementasi kerja sama selanjutnya akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai pedoman teknis pelaksanaan berbagai program yang telah disepakati. Cris berharap kolaborasi tersebut mampu memperluas sinergi pemerintah dan sektor perbankan dalam mendukung pembangunan SDM nasional.
“Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya bersama untuk meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya pembangunan ketenagakerjaan yang produktif, adaptif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar