Kemnaker Gandeng IJTI, Jurnalis Kampus Disiapkan Hadapi Era AI

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Nota Kesepahaman Kemnaker dan IJTI, Kamis, 4 Juni 2026. (Foto: Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penandatanganan Nota Kesepahaman Kemnaker dan IJTI, Kamis, 4 Juni 2026. (Foto: Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kian mengubah cara kerja berbagai profesi, termasuk dunia jurnalistik. Menyikapi perubahan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) untuk meningkatkan kompetensi generasi muda, khususnya jurnalis kampus.

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan menghadapi transformasi digital, tetapi juga memperkuat penyebarluasan informasi ketenagakerjaan yang edukatif dan mudah dipahami masyarakat.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Kerja sama yang berlaku selama tiga tahun itu mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan literasi ketenagakerjaan, serta pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung kegiatan bersama.

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi menilai media massa memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi ketenagakerjaan secara akurat dan mudah dipahami publik. Karena itu, kolaborasi dengan IJTI dinilai penting untuk menjangkau generasi muda yang tengah bersiap memasuki dunia kerja.

“Fokus utama kerja sama ini adalah menyiapkan generasi muda, khususnya jurnalis kampus, agar memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI. Di saat yang sama, kami ingin memperkuat edukasi ketenagakerjaan melalui publikasi yang informatif dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Cris.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola masyarakat dalam mengakses informasi sekaligus memunculkan kebutuhan kompetensi baru di berbagai sektor pekerjaan. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kapasitas SDM secara berkelanjutan agar tetap mampu bersaing.

“Kami di Kemnaker melihat bahwa disrupsi digital adalah keniscayaan yang harus dihadapi dengan kesiapan kompetensi. Kolaborasi dengan IJTI ini sangat strategis untuk melakukan upskilling dan reskilling secara berkelanjutan,” katanya.

Selain peningkatan kompetensi, Kemnaker juga berharap kerja sama ini mampu memperluas jangkauan informasi terkait layanan ketenagakerjaan kepada mahasiswa dan masyarakat luas.

Cris menjelaskan, Kemnaker saat ini memiliki ekosistem layanan ketenagakerjaan SiapKerja yang menyediakan berbagai layanan mulai dari peningkatan kompetensi SDM, penempatan tenaga kerja, pengembangan usaha, hingga pelindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui dukungan publikasi yang lebih luas, berbagai program tersebut diharapkan semakin mudah diakses masyarakat. Peran mahasiswa pun dinilai tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Dengan demikian, para mahasiswa tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih produktif, adaptif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Berita Terbaru