MEDAN, RadarBangsa.co.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat peran Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk mencegah kecelakaan kerja melalui pendekatan berbasis risiko. Penguatan dilakukan dengan mendorong balai memiliki pemetaan risiko sebagai dasar menentukan prioritas pencegahan dan pembinaan.
Penegasan itu disampaikan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor saat melakukan kunjungan kerja ke Balai K3 Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/8/2026).
Afriansyah mengatakan penguatan Balai K3 merupakan bagian dari transformasi balai menjadi Occupational Safety and Health (OSH) Management Hub atau pusat pengelolaan K3 yang mampu merespons perkembangan dunia kerja.
Menurut dia, pemetaan risiko penting untuk mengetahui sektor dengan tingkat risiko tinggi, bahaya dominan, penyebab kecelakaan kerja, serta perusahaan yang membutuhkan pembinaan secara lebih tepat sasaran.
“Saya berharap Balai K3 Medan benar-benar memiliki peta risiko yang dapat menunjukkan sektor berisiko tinggi, bahaya dominan, penyebab kecelakaan kerja, serta perusahaan yang membutuhkan pembinaan,” ujar Afriansyah.
Ia menilai kapasitas Balai K3 juga perlu diperkuat, terutama dalam keselamatan dasar, manajemen risiko, investigasi kecelakaan, dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
“SMK3 harus menjadi instrumen pembinaan yang nyata. Balai harus mampu membantu perusahaan mengenali bahaya, mengendalikan risiko, melakukan evaluasi, dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Afriansyah menegaskan penguatan peran Balai K3 membutuhkan sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, asosiasi profesi, serta pemangku kepentingan lainnya.
Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan K3 tidak cukup diukur dari jumlah layanan atau sertifikasi. Ukuran yang lebih penting, kata dia, adalah kemampuan sistem K3 dalam mengidentifikasi dan mengendalikan risiko serta memberikan dampak nyata terhadap pencegahan kecelakaan kerja.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar