ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan menyambut kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Asahan di Gedung Tahfiz Masjid Ahmad Bakrie Kisaran, Selasa (9/6/2026). Sebanyak 240 jamaah haji kembali dengan selamat ke tanah air, sementara satu jamaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
Penyambutan berlangsung penuh haru dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, unsur TNI-Polri, Kejaksaan Negeri Asahan, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi keagamaan, kepala OPD, para camat, serta keluarga jamaah.
Kepala Kantor Haji dan Umrah Kabupaten Asahan, Jamaluddin, S.Ag., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa jamaah yang tergabung dalam Kloter KNO 07 berangkat dari Kisaran menuju Asrama Haji pada 28 April 2026. Sehari kemudian, mereka diterbangkan menuju Madinah dan menjalani seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Usai menuntaskan pelaksanaan rukun Islam kelima, rombongan jamaah meninggalkan Makkah melalui Bandara Jeddah pada 8 Juni 2026 malam waktu Arab Saudi. Mereka kemudian tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Selasa (9/6/2026) pukul 10.15 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-3407.
“Dari total 360 jamaah yang tergabung dalam Kloter KNO 07, sebanyak 359 orang telah kembali ke Indonesia. Satu jamaah masih menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdullah Medical Complex, Makkah,” ujar Jamaluddin.
Jamaah tersebut diketahui bernama Muhammad Yusuf Siregar (68), nomor manifes 15, yang mengalami gangguan jantung sehingga harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di Arab Saudi.
Dari jumlah jamaah Kloter KNO 07 tersebut, sebanyak 241 orang merupakan warga Kabupaten Asahan yang terdiri dari 105 laki-laki dan 136 perempuan. Namun, karena satu jamaah masih dirawat, jumlah jamaah yang kembali ke Kabupaten Asahan tercatat sebanyak 240 orang.
Selama pelaksanaan ibadah haji, para jamaah mendapat pendampingan dari tim petugas kloter yang dipimpin Dr. A. Rahman Munir Aritonang sebagai Ketua Kloter, Dr. Taufik, M.A. selaku pembimbing ibadah, dr. Kamila sebagai tenaga dokter, Jamaluddin Nour sebagai perawat kesehatan, serta dr. Ni’matul Saniatul sebagai Petugas Haji Daerah (PHD).
Perwakilan jamaah haji Kabupaten Asahan, H. Edi Sucipno, mengungkapkan bahwa ibadah haji memberikan pengalaman spiritual yang sangat berharga. Menurutnya, perjalanan ke Tanah Suci tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mempererat persaudaraan antarjamaah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan seluruh pihak yang telah memberikan pelayanan sejak keberangkatan hingga kepulangan jamaah.
Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah dalam keadaan sehat dan selamat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke tanah air. Semoga seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh serta dapat menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Taufik.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan Muhammad Yusuf Siregar yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdullah Medical Complex, Makkah.
“Mari kita bersama-sama memanjatkan doa agar Bapak Muhammad Yusuf Siregar diberikan kesembuhan dan dapat segera kembali ke tanah air serta berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat,” katanya.
Lebih lanjut, Taufik berharap para jamaah dapat menjaga kemabruran hajinya dan menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci harus diwujudkan dalam kehidupan sosial sehari-hari melalui peningkatan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan cendera mata dari Jamaah Haji Kabupaten Asahan kepada Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Asahan yang disaksikan langsung oleh Bupati bersama unsur Forkopimda.
“Pengalaman selama di Tanah Suci hendaknya menjadi bekal untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkas Bupati Asahan.
Penulis : Dicky
Editor : Zainul Arifin


















Komentar