LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 62 jamaah haji Kloter 32 Tahun 2026 yang tergabung dalam KBIH Ar-Roudloh Babat Perwakilan Tikung-Sarirejo-Kembangbahu tiba kembali di Lamongan, Selasa (9/6/2026) malam. Kepulangan para tamu Allah tersebut disambut ratusan keluarga dan kerabat di Gedung MTs Wahid Hasyim, Desa Guminingrejo, Kecamatan Tikung.
Momen kepulangan jamaah berlangsung penuh haru sekaligus khidmat. Di tengah kebahagiaan keluarga yang menanti, terdapat kabar duka setelah satu jamaah asal Kecamatan Kembangbahu dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Kegiatan penyambutan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dengan pengamanan dari jajaran Polsek Tikung. Diperkirakan sekitar 200 orang hadir untuk menyambut kedatangan rombongan yang menggunakan dua armada bus dari embarkasi.
Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo melalui Aiptu Ketut mengatakan pihaknya menerjunkan personel untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Pengamanan dilakukan sejak kedatangan jamaah hingga proses penjemputan oleh keluarga. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar Aiptu Ketut.
Data panitia mencatat, jamaah yang kembali ke Lamongan berjumlah 62 orang, terdiri dari 29 jamaah laki-laki dan 33 jamaah perempuan. Mereka berasal dari Kecamatan Tikung sebanyak 30 jamaah, Kembangbahu 22 jamaah, Sukodadi tujuh jamaah, Mantup dua jamaah, dan satu jamaah dari wilayah Kota Lamongan.
Ketua Panitia H. San Supraptono, S.Sos menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jamaah dalam keadaan sehat setelah menunaikan rangkaian ibadah haji.
“Kami bersyukur jamaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat. Semoga seluruh jamaah memperoleh haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga maupun masyarakat,” katanya.
Namun, ia juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya satu jamaah haji asal Dusun Balan, Desa Kaliwates, Kecamatan Kembangbahu, atas nama H. Ikrom.
“Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya.
Berdasarkan data panitia, jumlah jamaah yang berangkat ke Tanah Suci sebanyak 63 orang. Satu jamaah meninggal dunia sehingga jumlah jamaah yang kembali ke Lamongan menjadi 62 orang.
Setelah tiba di Gedung MTs Wahid Hasyim, rombongan jamaah selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju titik penjemputan berikutnya di kawasan Alun-Alun Kabupaten Lamongan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk aparat keamanan dan keluarga jamaah yang telah menjaga ketertiban selama proses kepulangan berlangsung. Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan lancar,” pungkas H. San Supraptono.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar