Ketahanan Pangan Bangkalan Dipuji Anggota DPD RI Lia Istifhama, Gizi Anak Jadi Prioritas

Senin, 27 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama meninjau program ketahanan pangan untuk mendukung pemenuhan gizi anak di Bangkalan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama meninjau program ketahanan pangan untuk mendukung pemenuhan gizi anak di Bangkalan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI Lia Istifhama mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai fondasi ketahanan pangan daerah. Menurut senator yang akrab disapa Ning Lia itu, penguatan sektor pangan menjadi kunci dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Pendopo Bupati Bangkalan untuk bertemu Bupati Bangkalan Lukman Hakim. Dalam agenda itu, Lia didampingi C. Henry Kusuma Karya Dinata dan Ketua Program Penggerak Urban Farming Sri Sudarwati, S.E.

Lia menilai momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa pemenuhan gizi anak harus dimulai dari ketahanan pangan yang kuat. Menurutnya, Bangkalan telah menunjukkan komitmen membangun sektor pangan sebagai investasi bagi masa depan generasi penerus.

“Melalui momentum Hari Anak Nasional, kita diingatkan pentingnya melindungi dan menjaga masa depan anak. Bangkalan hadir mempersiapkan masa depan anak yang sehat melalui pemenuhan ketahanan pangan,” tegas Lia.

Ia menjelaskan, Bangkalan memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga pangan di Jawa Timur. Posisi Bangkalan sebagai salah satu daerah dengan perkembangan urban farming menjadi modal penting dalam memperkuat ketersediaan pangan lokal.

“Bangkalan ini termasuk lumbung pangan. Bahkan untuk urban farming di Jawa Timur, Bangkalan berada di posisi kelima,” ujarnya.

Lia juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dikembangkan pemerintah daerah, mulai dari hadirnya 15 merek beras lokal hingga pengembangan budidaya lele dan bandeng. Diversifikasi pangan tersebut dinilai mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

Menanggapi hal itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat manajemen rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir. Upaya tersebut diarahkan agar sektor pertanian tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga mampu menjamin ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat.

“Kami melakukan berbagai inovasi di bidang pertanian dan peternakan, mulai dari pembibitan serta pengembangan ternak lele, hingga peluncuran beras merek lokal yang siap edar. Ini adalah upaya kami dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memenuhi gizi anak-anak,” pungkas Lukman.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Berita Terbaru