Ketua TPPKK Sidoarjo, Wisata Sido Resik Harus di Jaga Kebersihanya

- Redaksi

Sabtu, 2 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Neng Sasa tinjau kali Banjarkemantren , Jumat (1/12) di Sidoarjo (Foto: Radarbangsa)

Neng Sasa tinjau kali Banjarkemantren , Jumat (1/12) di Sidoarjo (Foto: Radarbangsa)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Kabupaten Sidoarjo, Hj. Sa`adah Ahmad Muhdlor, beserta tim dewan juri Sido Resik (Sidoarjo Revitalisasi Fungsi Kali) 2023 mulai melakukan penjurian di 10 nominasi peserta Sido Resik. Salah satunya adalah Wisata Sido Resik Kali Cerung, Desa Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Ning Sasha, sapaan akrab istri Bupati Sidoarjo, menyebut sejak sidak hingga penjurian sudah banyak perubahan yang luar biasa terlihat dari wisata Kali Cerung.

“Sebelumnya, saat sidak masih banyak spot yang belum tertata rapi, namun saat ini wisata kali Cerung sudah benar-benar menonjolkan icon khasnya yaitu kembang bougenville,” ucapnya pada Jumat (1/12/2023).

Ning Sasha, wisata sido resik kali Cerung juga dilengkapi dengan spot foto dengan berbagai hiasan bunga cantik, Instagramable untuk berswafoto wisatawan, sentra UMKM serta wahana permainan air.

“Jadi, bagi warga Sidoarjo tak perlu jauh-jauh untuk datang ke kota sebelah jika hanya untuk sekedar berwisata atau berlibur dengan keluarga,”ungkapnya

Yang menarik lagi, lanjut dia, wisata sido resik di Kali Cerung bisa memanjakan wisatawan untuk menikmati suasana pedesaan yang asri dengan semilir angin yang sepoy-sepoy dengan keindahan lampu warna-warni serta beragam hiasan lampu lampu.

“Kalau Kali Sidoarjo sudah benar-benar di rawat dan di jaga serta disulap menjadi tempat wisata seperti ini tak dipungkiri akan terus menumbuhkan perekonomian warga sekitar,” katanya dengan senyum bergembira.

Ia juga berharap, untuk wisata kali Cerung di Kemantren ini, tidak hanya sekedar menjadi wisata saat perlombaan sido resik 2023 ini saja, namun akan terus menjadi tempat wisata yang berkelanjutan.

“Tetap di jaga kebersihannya, keindahan, serta dirawat dan pertahankan, semua bukan hanya berhenti saat sido resik selesai, namun jadikan tempat wisata yang berkelanjutan,” paparnya.

Lainnya:

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Berita Terbaru