SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus memohon keberkahan dan syafaat-Nya.
Pesan tersebut disampaikan Khofifah saat menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediamannya di Jemursari, Surabaya, Selasa (25/8) malam. Kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat itu sekaligus dirangkai dengan Haul ke-12 H. Indar Parawansa.
“Di sini kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua mendapat syafaat Rasulullah SAW. Semoga kita semua dikumpulkan bersama dengan beliau di surga nanti. Amin,” ujar Khofifah.
Khofifah mengatakan peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan untuk bersama-sama mengambil berkah dari bulan kelahiran Rasulullah SAW. Ia juga meminta masyarakat mendoakan almarhum suaminya, H. Indar Parawansa, yang wafat pada 2014.
Menurut Khofifah, wafatnya Indar Parawansa dalam perhitungan Hijriyah bertepatan dengan malam 12 Rabiul Awwal. Karena itu, Haul ke-12 tersebut dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Kalau bisa ambil berkahnya Rabiul Awwal, saya mohon doa semuanya. Mudah-mudahan beliau dipanggil dalam keadaan Husnul Khotimah dan mudah-mudahan beliau mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Peringatan Maulid Nabi dan Haul tersebut berlangsung khidmat. Rangkaian acara diawali dengan khataman Al-Qur’an pada sore hari, dilanjutkan pembacaan syaraful anam, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, serta doa.
Tausiyah dan doa disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim. Sementara pembacaan Yasin dipimpin Sheikh Ahmad Muhammad Mabruk Al-Khusaini dari Mesir.
Pembacaan tahlil dipimpin KH Hafidzul Hakim Noer atau Gus Hafidz. Adapun pembacaan sholawat dan mahalul qiyam dipimpin Gus Hafidz bersama Hadrah Syubbanul Muslimin.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam peringatan tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, Anggota DPD RI Lia Istifhama, serta Staf Khusus Kementerian PPPA Patimasang Mannagali Parawansa.
Khofifah kemudian menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, termasuk para tetangga, Muslimat NU, dan keluarga besar Lembaga Pendidikan Khadijah, yang hadir dan mengikuti rangkaian doa.
“Terima kasih, para tetangga RT, RW semuanya. Terima kasih untuk Muslimat NU dan keluarga besar Lembaga Pendidikan Khadijah. Mudah-mudahan Allah menjaga kita semua, dijauhkan dari fitnah dunia dan akhirat. Amin,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar