Khofifah Ajak Wisudawan Universitas KH Abdul Chalim Pacet Mojokerto, Jadi Generasi Kreatif Menuju Indonesia Emas 2045

- Redaksi

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyampaikan orasi ilmiah pada Wisuda Universitas KH Abdul Chalim di Pacet, Mojokerto, Minggu (21/9/2025). (Dok. Biro Adpim Jatim via RadarBangsa)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menyampaikan orasi ilmiah pada Wisuda Universitas KH Abdul Chalim di Pacet, Mojokerto, Minggu (21/9/2025). (Dok. Biro Adpim Jatim via RadarBangsa)

MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam membangun masa depan bangsa. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri wisuda Universitas KH Abdul Chalim, Pacet, Mojokerto, Minggu (21/9).

Dalam orasi ilmiahnya, Khofifah menekankan agar para lulusan mampu menjadi pribadi yang inovatif, kreatif, sekaligus adaptif. Nilai itu, menurutnya, perlu berpijak pada prinsip Three Parted: ilmu, amal, dan ikhlas.

“Pendidikan yang stagnan hanya akan melahirkan generasi yang tertinggal. Karena itu, saya mengajak seluruh wisudawan untuk terus mengembangkan ilmu, menebar amal yang bermanfaat, dan melakukannya dengan ikhlas. Dengan begitu, kontribusi perguruan tinggi akan terasa bukan hanya di Jawa Timur, melainkan juga bagi Indonesia bahkan dunia,” ujar Khofifah.

Khofifah menegaskan, pendidikan adalah investasi terbesar dalam membangun peradaban. Sejumlah indikator global memperlihatkan arah kebijakan pendidikan Indonesia sudah berada di jalur tepat. Namun, daya saing bangsa tetap perlu ditingkatkan.

Data terbaru menunjukkan peringkat Indonesia dalam Global Competitiveness Index naik dari posisi 44 pada 2022 menjadi 27 pada 2024. Global Innovation Index juga meningkat dari 61 pada 2023 menjadi 54 pada 2024. Sementara Global Talent Competitiveness Index menempatkan Indonesia di urutan 46 dunia.

“Angka-angka ini sinyal positif. Tetapi kita tidak boleh berhenti di sini. Daya saing harus terus diperkuat lewat pendidikan yang mampu melahirkan generasi inovatif, kreatif, dan adaptif,” tegasnya.

Sebagai provinsi dengan lebih dari 42 juta penduduk serta jumlah perguruan tinggi terbanyak kedua di Indonesia, Jawa Timur dinilai punya modal besar untuk melahirkan generasi unggul. Saat ini, data 2022 menunjukkan hanya enam persen penduduk Indonesia yang menyelesaikan pendidikan tinggi. Kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya peran kampus, termasuk Universitas KH Abdul Chalim, dalam riset, inovasi, dan pembentukan karakter.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Khofifah, telah menggulirkan berbagai program peningkatan kualitas pendidikan. Sejak 2019, program Jatim Cerdas dan Beasiswa Santri Unggul telah menyasar 6.876 mahasiswa, termasuk 1.193 penerima pada tahun ini. Selain itu, program Double Track juga digencarkan untuk menggabungkan akademik dan vokasi, sekaligus menjalin kerja sama dengan kampus internasional seperti King’s College London di Malang dan Western Sydney University di Surabaya.

Capaian pendidikan di Jatim turut tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia 2024 yang mencapai 75,35, lebih tinggi dari rata-rata nasional 75,02. Provinsi ini juga menjadi juara umum Lomba Kompetensi Siswa Nasional tiga tahun berturut-turut, serta mendominasi penerimaan mahasiswa baru di PTN jalur SNBP.

Khofifah menambahkan, keberhasilan Jatim tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga ekonomi. Pertumbuhan ekonomi triwulan II 2025 mencapai 3,09 persen—tertinggi di Pulau Jawa—dengan realisasi investasi tumbuh 7,2 persen dan ekspor naik 20,96 persen.

“Semua prestasi ini menunjukkan fondasi ekonomi yang kuat. Tetapi fondasi yang lebih kokoh adalah sumber daya manusia unggul, kreatif, dan inovatif. SDM inilah yang akan menopang pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.

Menutup orasi, Khofifah menyampaikan keyakinannya bahwa lulusan Universitas KH Abdul Chalim mampu menjadi motor penggerak kemajuan Jawa Timur sekaligus bagian dari cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Selamat kepada seluruh wisudawan. Semoga Universitas KH Abdul Chalim terus memberi warna dan pencerahan bagi masyarakat, bangsa, dan negara, dengan selalu menjunjung ilmu, amal, dan ikhlas dalam setiap langkah,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Cegah Ledakan Kasus, Polsek Tikung Edukasi Siswa di Lamongan Soal Bahaya Bullying
Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru
Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
PAUD Lentera Lamongan: Anak Dikenalkan Pemimpin dan Layanan Publik Sejak Dini
Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional
Khofifah Bawa Jatim Borong 3 Penghargaan Halal 2026, Tegaskan Halal Mesin Ekonomi
Hardiknas 2026, Khofifah Gaspol Sekolah Berintegritas, Sapu Rekor MURI
Hardiknas 2026: Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas, Ubah Cara Didik Siswa

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:45 WIB

Cegah Ledakan Kasus, Polsek Tikung Edukasi Siswa di Lamongan Soal Bahaya Bullying

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pasar EV Melonjak Tajam, Kemnaker Siapkan SDM Green Jobs untuk Tangkap Peluang Kerja Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:20 WIB

Kemnaker Gandeng Wadhwani dan Indosat, Percepat SDM Digital dan Buka Peluang Kerja Baru

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:01 WIB

PAUD Lentera Lamongan: Anak Dikenalkan Pemimpin dan Layanan Publik Sejak Dini

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:04 WIB

Borong 3 Award Halal, Khofifah Pertegas Posisi di Tengah Dinamika Politik Nasional

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB