Khofifah Buka Peluang Investasi Maroko di Jawa Timur, Kerja Sama Strategis Disiapkan

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Redouane Houssaini, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (3/8/2026). Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen untuk memperkuat kerja sama strategis di bidang perdagangan dan investasi sebagai fokus utama kemitraan Jawa Timur dan Maroko.

Selain perdagangan dan investasi, kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi pada sektor industri manufaktur, pertanian, perikanan, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, pertukaran budaya, hingga penjajakan pembentukan sister province. Pembahasan berlangsung dalam suasana hangat dengan semangat memperluas hubungan yang saling menguntungkan.

Khofifah mengatakan Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus gerbang utama kawasan timur Indonesia. Menurutnya, kekuatan sektor manufaktur, pertanian, perdagangan, logistik, dan sumber daya manusia menjadi modal penting untuk membangun kemitraan dengan Maroko.

“Kami menerima kunjungan kehormatan Yang Mulia Duta Besar Kerajaan Maroko. Banyak hal produktif yang kami bahas, mulai dari perdagangan, industri manufaktur, agro, perikanan, pendidikan termasuk peluang beasiswa ke Maroko, hingga berbagai kerja sama strategis lainnya,” kata Khofifah.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyambut positif berbagai peluang kerja sama yang ditawarkan Pemerintah Kerajaan Maroko. Komunikasi lanjutan akan dilakukan agar pembahasan tersebut segera diwujudkan dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

“Kami menyambut baik peluang kerja sama ini. Ke depan akan kami tindak lanjuti melalui komunikasi yang lebih intensif sehingga kolaborasi yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Timur maupun Kerajaan Maroko,” ujarnya.

Khofifah menambahkan hubungan Indonesia dan Maroko telah dibangun melalui sejarah panjang sejak masa perjuangan bangsa-bangsa Asia-Afrika. Hubungan tersebut semakin kuat setelah kunjungan Presiden Soekarno ke Kerajaan Maroko pada 1960.

“Hubungan Indonesia dan Maroko bukan hubungan yang baru. Kedua negara memiliki sejarah panjang yang dibangun atas semangat persahabatan dan perjuangan bersama. Fondasi sejarah itu menjadi modal yang sangat kuat untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang pada masa sekarang,” jelasnya.

Dalam sektor pendidikan, Khofifah menilai Maroko memiliki warisan keilmuan yang mendunia melalui Universitas Al-Qarawiyyin di Kota Fez. Perguruan tinggi yang didirikan Fatimah Al-Fihri bersama Maryam Al-Fihri itu dinilai menjadi inspirasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan perempuan.

“Bagi kalangan akademisi, Fatimah Al-Fihri dan Maryam Al-Fihri merupakan inspirasi besar. Mereka menunjukkan bahwa perempuan mampu menjadi penggerak lahirnya peradaban ilmu pengetahuan yang memberi manfaat lintas generasi,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Duta Besar Kerajaan Maroko turut menyampaikan belasungkawa atas musibah tenggelamnya Kapal Motor Penumpang Mutiara Santosa II di perairan Madura. Ia juga mengapresiasi berbagai capaian pembangunan Jawa Timur, terutama dalam pemberdayaan perempuan, pembangunan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Khofifah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kerajaan Maroko terhadap musibah tersebut. Ia menjelaskan proses evakuasi korban masih terus berlangsung dan berharap seluruh korban yang belum ditemukan segera dapat dievakuasi.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan kehormatan sekaligus ungkapan belasungkawa dari Yang Mulia Duta Besar Kerajaan Maroko atas musibah kecelakaan kapal Mutiara Santosa II. Saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung,” imbuhnya.

Duta Besar Kerajaan Maroko H.E. Mr. Redouane Houssaini menilai Jawa Timur memiliki potensi ekonomi yang besar sehingga layak menjadi mitra strategis Maroko di kawasan Asia Tenggara. Pembahasan juga mencakup peluang pengembangan pendidikan, pertukaran budaya, smart city, hingga pembentukan sister province.

“Kami mendiskusikan banyak peluang kerja sama antara Maroko dan Jawa Timur dalam bidang ekonomi, perdagangan, pertukaran budaya, pendidikan hingga pengembangan smart city. Saat ini kami juga mulai membahas kerangka kerja sama yang akan menjadi dasar kemitraan yang saling menguntungkan atau win-win cooperation,” ungkapnya.

Ia menambahkan Maroko membuka peluang beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa asal Jawa Timur. Kedua pihak juga mulai menjajaki penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai dasar implementasi berbagai kerja sama yang telah dibahas.

“Kami optimistis hubungan yang mulai dibangun bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan berkembang menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maroko maupun Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru