Khofifah: Jasa Konstruksi Kunci Daya Saing Jawa Timur, Forum Baru Dikukuhkan di Surabaya

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur periode 2026-2029 sekaligus membuka Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 di Grand City Exhibition Hall Surabaya, Senin (9/6). Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menegaskan sektor jasa konstruksi memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, serta penopang utama pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Pengukuhan forum tersebut dinilai menjadi langkah penting di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan infrastruktur dan tuntutan transformasi sektor konstruksi yang semakin modern. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, asosiasi profesi, hingga pelaku industri konstruksi untuk mempercepat pembangunan daerah.

Khofifah mengatakan, Jawa Timur memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Sebagai provinsi yang menyumbang sekitar 14,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sekaligus berperan sebagai Gerbang Baru Nusantara, Jawa Timur membutuhkan dukungan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

“Jasa konstruksi memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur di Jawa Timur. Karena itu, kualitas sumber daya manusia di sektor ini akan sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah ke depan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 harus menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan sektor konstruksi. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks, mulai dari kebutuhan konektivitas wilayah hingga penguatan kawasan industri dan logistik.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini terus mendorong pembangunan infrastruktur di berbagai sektor. Program tersebut mencakup penguatan konektivitas antarwilayah, pengembangan kawasan industri dan logistik, peningkatan infrastruktur sumber daya air, pembangunan fasilitas pelayanan publik, hingga sistem transportasi yang semakin terintegrasi.

Khofifah menilai kualitas infrastruktur yang dibangun saat ini akan menentukan kualitas pelayanan publik, produktivitas ekonomi, dan daya saing Jawa Timur dalam jangka panjang. Karena itu, pembangunan sektor konstruksi harus berpegang pada tiga prinsip utama, yakni kualitas, integritas, dan keberlanjutan.

Di sisi lain, sektor konstruksi juga menghadapi tantangan besar akibat perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Digitalisasi konstruksi, penerapan Building Information Modeling (BIM), pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), konstruksi hijau, efisiensi energi, hingga peningkatan standar keselamatan kerja menjadi isu yang harus direspons oleh seluruh pelaku industri.

“Kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penguatan kapasitas sumber daya manusia konstruksi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola sektor konstruksi, Khofifah secara resmi mengukuhkan Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/331/013/2026 tentang Forum Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Timur Tahun 2026-2029.

Forum tersebut diharapkan menjadi wadah komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan jasa konstruksi di Jawa Timur. Selain itu, forum juga diproyeksikan menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan, meningkatkan kompetensi SDM, mendorong inovasi, memperkuat budaya keselamatan kerja, serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur berkualitas.

“Forum Jasa Konstruksi harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan kebijakan, memperkuat kompetensi SDM, meningkatkan standar keselamatan kerja, dan mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkualitas serta berkelanjutan,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Khofifah yang didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah dan pelaku usaha yang dinilai berkontribusi terhadap pembangunan perumahan dan kawasan permukiman.

Untuk kategori Program Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu dan Terintegrasi Terbaik, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Nganjuk. Sementara penghargaan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) APBD diberikan kepada Kota Surabaya, Kabupaten Bojonegoro, dan Kabupaten Mojokerto.

Adapun penghargaan bagi pengembang rumah subsidi terbanyak untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) diberikan kepada PT Irfai Berkah Sejahtera, PT Kinansyah Adi Jayaland, dan PT Kokoh Exa Nusantara.

Menutup sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Expo Konstruksi Jawa Timur 2026. Ia optimistis sinergi yang dibangun melalui forum dan expo tersebut akan memperkuat sektor konstruksi sebagai salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Expo Konstruksi Jawa Timur 2026. Saya optimistis kolaborasi yang terbangun akan mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan mendukung terwujudnya Jawa Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru