Khofifah Hadiri Buka Puasa Kedubes Saudi di Jakarta, Tegaskan Penguatan Hubungan Indonesia–Arab Saudi

Rabu, 25 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri buka puasa Kedubes Arab Saudi di Jakarta, Selasa (24/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghadiri buka puasa Kedubes Arab Saudi di Jakarta, Selasa (24/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA,  RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri undangan buka puasa bersama yang digelar Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta di Hotel St. Regis, Jakarta, Selasa (24/2/2026). Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Founding Day atau Hari Berdirinya Arab Saudi yang diperingati setiap 22 Februari.

Kehadiran Khofifah dalam forum diplomatik tersebut dinilai strategis di tengah momentum Ramadan, sekaligus memperkuat relasi bilateral Indonesia–Arab Saudi yang mencakup sektor keagamaan, pendidikan, sosial, hingga ekonomi. Acara itu juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan tokoh nasional, mempertegas signifikansi pertemuan lintas institusi dan lintas kepentingan publik.

Sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara tampak hadir, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak. Hadir pula Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta sejumlah tokoh nasional.

Dalam suasana hangat penuh kebersamaan, Khofifah menyampaikan apresiasi atas undangan tersebut. Menurutnya, forum silaturahim Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang dialog strategis antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan perwakilan diplomatik negara sahabat.

“Terima kasih atas undangan buka puasa sekaligus silaturahim dalam rangka peringatan Founding Day Arab Saudi. Mudah-mudahan momentum ini semakin memperkuat hubungan baik yang telah terjalin antara Indonesia dan Arab Saudi,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan, hubungan Indonesia–Arab Saudi memiliki dimensi historis dan emosional yang kuat, terutama dalam konteks pelayanan ibadah haji dan umrah, pendidikan keagamaan, hingga kerja sama ekonomi. Bagi Jawa Timur, relasi tersebut juga berdampak langsung pada masyarakat, mengingat provinsi ini menjadi salah satu penyumbang jamaah haji terbesar di Indonesia.

Khofifah juga menyinggung kolaborasi sebelumnya antara Kedubes Arab Saudi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam kegiatan buka puasa bersama di halaman Masjid Nasional Al Akbar Surabaya pada Sabtu (21/2/2026). Menurutnya, sinergi tersebut mencerminkan kemitraan konkret yang menyentuh masyarakat secara langsung.

Dalam konteks kebangsaan, Khofifah menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah di tengah keberagaman Indonesia. Ia menyebut Jawa Timur sebagai miniatur Indonesia yang terus berkomitmen menjaga harmoni sosial.

“Toleransi bukan sekadar narasi, melainkan praktik nyata yang tumbuh dalam keseharian masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk RI, ASEAN, dan Timor Leste, Faisal Abdullah H. Amodi, dalam sambutannya menekankan bahwa hubungan Kerajaan Arab Saudi dan Republik Indonesia merupakan hubungan yang kokoh dan terus berkembang. Ia menyebut kedekatan para pemimpin dan rakyat kedua negara menjadi fondasi utama kerja sama bilateral.

“Hubungan ini didukung oleh kedekatan para pemimpin dan persaudaraan yang erat antara rakyat kedua negara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah Arab Saudi dalam memberikan perhatian maksimal terhadap Dua Masjid Suci sebagai bagian dari pelayanan kepada umat Islam di seluruh dunia. Menurutnya, hal tersebut merupakan kehormatan sekaligus pilar kebijakan strategis Kerajaan.

Dalam kesempatan itu, Dubes Faisal turut menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada umat Islam di Indonesia, seraya berharap Ramadan menjadi momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat kolaborasi.

Bagi publik, pertemuan ini memiliki arti penting tidak hanya dalam konteks diplomasi simbolik, tetapi juga dalam penguatan kerja sama konkret, khususnya di sektor haji dan umrah, pendidikan, serta potensi investasi. Di tengah dinamika global dan kebutuhan peningkatan layanan publik, sinergi Indonesia–Arab Saudi menjadi salah satu faktor strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Semoga kebersamaan ini semakin mempererat tali persaudaraan, memperkuat sinergi, dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru