Khofifah Lantik IKA UNAIR Bali, Dorong Substitusi Impor Wagyu

Jumat, 17 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DENPASAR, RadarBangsa.co.id – Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga (UNAIR) yang juga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melantik Pengurus Wilayah (PW) IKA UNAIR Bali masa bakti 2025-2030 di Fourteen Roses Boutique Hotel, Legian, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/7/2026). Dalam kesempatan itu, Khofifah mendorong para alumni menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Menurut Khofifah, organisasi alumni tidak cukup hanya menjadi wadah silaturahmi. IKA UNAIR harus mampu mengambil peran strategis dengan menjembatani kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat guna menghadirkan solusi pembangunan yang berdampak langsung bagi publik.

“Alumni memiliki posisi yang sangat strategis sebagai penghubung berbagai kekuatan. Kampus memiliki pakar ilmu pengetahuan, pemerintah memiliki kebijakan, dunia usaha memiliki pasar dan investasi. Jika semua itu dipertemukan melalui jejaring alumni, maka akan lahir berbagai inovasi yang memberikan manfaat lebih nyata bagi masyarakat,” kata Khofifah.

Dalam arahannya, Khofifah menyoroti peluang penguatan sektor peternakan melalui program substitusi impor daging premium wagyu. Menurutnya, Bali memiliki kebutuhan pasar yang besar terhadap daging wagyu, namun hingga kini masih bergantung pada pasokan impor.

“Salah satu yang bisa kita usahakan adalah substitusi impor. Saya sampaikan bahwa saya rasa sangat banyak kebutuhan daging Wagyu di Bali. Selama ini 100 persen impor, padahal kita itu punya potensi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, potensi tersebut dapat didukung oleh Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang, yang saat ini memiliki sekitar 6.000 straw semen beku sapi wagyu. Ketersediaan teknologi reproduksi ternak tersebut dinilai dapat mempercepat pengembangan peternakan sapi unggul di berbagai daerah.

“Kemudian di sini ada tim inseminator untuk melakukan inseminasi buatan, ada juga tim pengawas kebuntingan. Saya rasa itu akan sangat efektif untuk bisa dibudidayakan di Bali, karena kebutuhan pasarnya tinggi sekali, dan mahal,” jelasnya.

Khofifah menilai pengembangan peternakan modern memiliki dampak ekonomi yang besar. Harga daging wagyu yang saat ini masih berada di atas Rp1 juta per kilogram menunjukkan peluang usaha yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus memperkuat sektor peternakan nasional.

“Kita tidak hanya berbicara tentang IKA UNAIR saja, tapi kita juga berharap bagaimana kemudian ini menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat, penguatan di sektor peternakan,” tegasnya.

Selain pengembangan wagyu, pemerintah juga terus mendorong budidaya sapi Belgian Blue yang dikenal memiliki produktivitas daging tinggi. Program tersebut diharapkan mampu mendukung upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor daging premium.

“Jadi, daging sapi dari Bali untuk provinsi-provinsi yang lain. Sama halnya juga daging sapi Jawa Timur untuk provinsi yang lain, sehingga kita bisa stop import daging. Kita sudah swasembada beras, mudah-mudahan tahun ini kita bisa swasembada gula konsumsi. Lalu selanjutnya kita bisa swasembada daging karena betapa sebetulnya substitusi impor itu bisa kita lakukan,” terangnya.

Khofifah berharap PW IKA UNAIR Bali menjadi ruang lahirnya berbagai kolaborasi strategis yang mampu memperkuat pembangunan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua IKA UNAIR Bali I Nyoman Dhukajaya menegaskan bahwa hubungan Bali dan Jawa memiliki ikatan historis yang kuat melalui sosok Raja Airlangga. Nilai sejarah tersebut, menurutnya, menjadi fondasi penting bagi alumni UNAIR untuk terus merawat semangat kolaborasi lintas daerah dan lintas profesi.

“Sejujurnya kita tidak hanya sedang menyebut nama seorang rakyat besar, kita sedang menyebut sebuah jembatan peradaban yang menghubungkan Bali dan Jawa. Maka sesungguhnya setiap alumni Unair memiliki tanggung jawab moral untuk merawat semangat persaudaraan lintas daerah, lintas profesi, dan lintas generasi,” ungkap Nyoman.

Ia menambahkan, kekuatan terbesar sebuah universitas tidak hanya terletak pada kualitas akademik, tetapi juga pada jaringan alumninya. Karena itu, sinergi antarsesama alumni perlu terus diperkuat untuk membuka peluang, berbagi pengetahuan, dan mendorong kemajuan bersama.

“Saya percaya jaringan alumni kita merupakan salah satu kekuatan terbesar yang dimiliki sebuah universitas. Ketika para alumni saling mendukung, saling membuka peluang, saling berbagi pengetahuan, dan saling menginspirasi, maka lahirlah ekosistem yang menghasilkan kemajuan bersama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Minggu, 1 November 2026 - 22:00

Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Berita Terbaru