Khofifah Pastikan KDMP Kupang Jabon Siap Diluncurkan Presiden

Sabtu, 19 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama jajaran Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Kepala Desa Kupang, serta pengurus KDMP Kupang Jabon usai meninjau kesiapan operasional koperasi, Sabtu (19/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berfoto bersama jajaran Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Kepala Desa Kupang, serta pengurus KDMP Kupang Jabon usai meninjau kesiapan operasional koperasi, Sabtu (19/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung kesiapan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (19/7). Kunjungan ini dilakukan menjelang peluncuran nasional KDMP yang dijadwalkan akan dilakukan Presiden Prabowo pada 21 Juli 2025 mendatang.

Didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa dan Kepala Desa Kupang Mukhamad, Khofifah menyambangi koperasi yang lokasinya menyatu dengan lingkungan Balai Desa Kupang Kidul. Ia meninjau sarana, stok komoditi, hingga kesiapan petugas yang akan mengelola operasional harian KDMP Kupang Jabon.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kesiapan koperasi yang dinilainya sangat matang. Dukungan dari berbagai pihak, seperti BRI dan Bulog, ikut memperkuat keberadaan KDMP ini. “Di sini sudah ada beras, gula, dan minyak goreng yang disuplai langsung. Tapi yang paling saya apresiasi adalah semangat pengurus koperasi untuk menjadikan KDMP ini sebagai mitra bagi para pelaku UMKM,” ungkapnya.

Khofifah menegaskan, keberadaan KDMP bukan untuk bersaing dengan toko-toko kecil atau pelaku usaha lokal, melainkan untuk menjalin kemitraan. Meski harga komoditi yang dijual berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), koperasi tetap mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan UMKM sekitar.

“Mereka tidak pasang harga murah sebagai strategi untuk bersaing, melainkan memilih jadi mitra. Ini yang harus dijaga, supaya kehadiran KDMP justru memperkuat ekosistem UMKM, bukan malah menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Lebih jauh, Khofifah mendorong agar skema kemitraan ini bisa didukung dengan regulasi yang lebih fleksibel. Salah satunya adalah menjadikan KDMP sebagai agen, bukan hanya sebagai konsumen akhir. Dengan begitu, pelaku UMKM dan toko kelontong di sekitar bisa membeli kebutuhan pokok dari KDMP dengan harga yang lebih terjangkau.

“Harus ada regulasi yang menyesuaikan. KDMP jangan diposisikan sebagai end user, tapi sebagai agen yang bisa melayani toko-toko di sekitarnya,” jelasnya.

Saat ini, ada 8.494 KDMP di Jawa Timur yang sudah berbadan hukum. Khofifah berharap, apa yang telah dilakukan oleh KDMP Kupang Jabon bisa menjadi role model bagi koperasi desa lain di seluruh Jatim. Format yang sudah matang, sinergi dengan lembaga besar, serta pendekatan sosial ekonomi yang inklusif dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk memperkuat perekonomian dari desa.

Di sela peninjauan, Gubernur juga mengapresiasi adanya gudang penyimpanan yang disiapkan di samping koperasi. Ini dianggap penting untuk memastikan ketersediaan stok saat permintaan meningkat.

Dalam waktu dekat, lanjut Khofifah, juga akan dilakukan pelatihan pengelolaan keuangan bagi pengurus KDMP bekerja sama dengan Bulog, serta pendirian gerai Kantor Pos di berbagai titik KDMP di Jatim.

“Insya Allah, dua hari lagi sembilan KDMP di Jatim akan diluncurkan oleh Presiden. Meskipun KDMP Kupang Jabon tidak termasuk dalam sembilan yang diluncurkan, tapi mereka sudah siap lebih dulu. Ini menunjukkan bahwa kesiapan yang lainnya pasti lebih kuat lagi,” tambahnya optimistis.

Sementara itu, Kepala Desa Kupang, Mukhamad, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme masyarakat terhadap koperasi ini. Ia berharap, kehadiran KDMP dapat memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

Senada dengan itu, Ketua Koperasi KDMP Kupang Jabon, Kartawi, menegaskan bahwa koperasi yang ia pimpin tidak bertujuan mengambil pasar pelaku usaha kecil, melainkan justru ingin tumbuh bersama.

“Kami tidak ingin menjadi saingan UMKM. Justru kami ingin menjadi mitra yang bisa sama-sama memperkuat perekonomian desa,” ujar Kartawi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru