Khofifah Raih Jasa Bakti Koperasi, Jatim Punya 28.898 Koperasi Aktif

Sabtu, 22 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Tanda Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi Republik Indonesia dalam ajang Koperasi Award 2026 di The St. Regis Jakarta, Kamis (20/8) malam.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa yang hadir mewakili Khofifah. Penghargaan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Koperasi RI Nomor 25 Tahun 2026.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pembinaan dan penguatan koperasi. Jatim dinilai menjadi salah satu provinsi pelopor dalam mendorong koperasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Khofifah menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja bersama masyarakat, khususnya insan koperasi di Jawa Timur.

“Alhamdulillah penghargaan ini merupakan hasil ikhtiar bersama dalam merawat dan meningkatkan semangat kegotong-royongan khas koperasi di masyarakat khususnya hingga level terbawah,” ucap Khofifah.

Ia menegaskan koperasi bukan sekadar badan usaha berbadan hukum. Koperasi, kata Khofifah, merupakan gagasan ekonomi yang dibangun melalui semangat kebersamaan dan gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan anggota.

Di tengah tantangan perekonomian yang semakin kompleks, Khofifah menyebut insan koperasi harus terus melakukan pembenahan. Tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dinilai menjadi kebutuhan penting.

Menurut Khofifah, koperasi di Jawa Timur telah menjadi salah satu pilar ekonomi rakyat, termasuk ketika menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Karena itu, sinergi antara koperasi, UMKM, dan perbankan terus diperkuat untuk memperluas akses pembiayaan sekaligus membuka pasar yang lebih luas.

Jawa Timur saat ini memiliki 28.898 koperasi aktif, jumlah yang disebut sebagai terbesar di Indonesia. Khofifah juga menyampaikan peran koperasi dan UMKM dalam perekonomian daerah terus diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan.

Salah satu program yang mendapat dukungan Pemprov Jatim adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program tersebut diarahkan untuk mendekatkan wadah koperasi kepada masyarakat, mengonsolidasikan potensi ekonomi desa, serta memperluas akses pembiayaan dan pasar.

Hingga saat ini, sebanyak 8.494 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk di Jawa Timur. Pada akhir Juni 2026, sebanyak 1.094 koperasi telah beroperasi dengan dukungan 1.382 gerai.

Gerai tersebut mencakup sejumlah layanan dan kegiatan usaha, mulai dari penyediaan sembako, kefarmasian, klinik kesehatan, logistik, pergudangan, hingga simpan pinjam. Total transaksi yang tercatat di Simkopdes disebut mencapai Rp70 miliar.

“Yang terpenting adalah bagaimana menggerakkan perekonomian masyarakat dari bawah ke atas. Jangan hanya di atas tapi tidak tembus ke bawah. Sektor informal kita adalah penyumbang terbesar dalam PDRB,” tegas Khofifah.

Pemprov Jatim juga menyatakan komitmen melanjutkan modernisasi dan digitalisasi koperasi dengan tetap mempertahankan nilai gotong royong. Pemberdayaan ekonomi perempuan, kelompok tani, nelayan, dan pemuda berbasis koperasi disebut akan terus diperluas hingga ke pelosok desa.

Khofifah menilai penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara harus menjadi penguat komitmen Jawa Timur dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan visi nasional di bidang perkoperasian.

“Penghargaan ini seyogyanya semakin mengukuhkan komitmen Jawa Timur dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan visi nasional, yakni mewujudkan gerakan koperasi yang berdaulat, mandiri, dan mampu memberikan kemanfaatan sosial secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga optimistis penghargaan tersebut semakin mempertegas posisi Jawa Timur sebagai “Gerbang Baru Nusantara” dalam mengawal perkembangan ekonomi kerakyatan menuju Indonesia Emas.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi kepada para insan, tokoh, dan pimpinan daerah yang dinilai berhasil mendorong koperasi terus tumbuh dan beradaptasi.

Menurut Ferry, penganugerahan Koperasi Award 2026 diharapkan menjadi pemantik bagi para penerima penghargaan untuk membagikan praktik baik kepada koperasi lain di Indonesia.

“Di momen ini kami mengajak seluruh hadirin untuk meneladani semangat kemitraan yaitu yang kuat membantu yang lemah, dan yang besar memperkuat yang kecil. Agar kemajuan ekonomi dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ferry.

Penghargaan tersebut sekaligus menempatkan penguatan koperasi sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat. Di Jawa Timur, agenda tersebut diarahkan melalui penguatan koperasi, digitalisasi, pembiayaan, serta pengembangan usaha berbasis potensi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru