SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Peresmian Hunian Sementara (Huntara) Kinasih Indah Persada di Desa Ngrandu, Kecamatan Suruh, Trenggalek, Kamis (4/12), menjadi titik awal pemulihan bagi puluhan keluarga yang kehilangan rumah akibat tanah bergerak pada akhir 2024. Pemerintah Provinsi Jawa Timur merampungkan pembangunan 38 unit Huntara dalam tempo relatif cepat, sebuah langkah yang disambut positif oleh Anggota DPD RI, Lia Istifhama.
Menurutnya, kehadiran Huntara ini bukan hanya solusi darurat, tetapi bukti bahwa pemerintah bergerak cepat dalam memastikan warga terdampak kembali memiliki tempat tinggal aman dan layak. “Ini menunjukkan komitmen nyata Pemprov Jatim dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Kecepatan penanganan ini patut diapresiasi,” ujar Lia, Sabtu (6/12). Ia menambahkan, percepatan pembangunan ini menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir ketika warga menghadapi situasi genting.
Sebanyak 43 Kepala Keluarga (KK) menjadi penerima manfaat Huntara tersebut. Dari total 38 unit yang selesai dibangun, 27 unit ditempatkan di kawasan relokasi yang telah dinyatakan aman oleh pemerintah, sementara 11 unit lainnya berdiri di atas lahan warga. Pola ini dinilai memberikan fleksibilitas dan mempercepat proses pemulihan di tingkat keluarga.
Setiap unit Huntara dibangun dengan ukuran 7,15 x 5 meter menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov Jatim. Selain bangunan, pemerintah juga menyalurkan 40 paket bantuan pemulihan yang berisi kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, kompor LPG 3 kg, family kit, kids ware, selimut, terpal hingga peralatan makan.
Lia berharap bantuan ini tidak sekadar menjadi fasilitas sementara, melainkan pijakan awal bagi warga untuk menata kehidupan kembali. “Bencana memang memukul kehidupan mereka, tapi dukungan seperti ini memberi harapan baru. Pemerintah menunjukkan empati melalui aksi nyata,” ungkapnya.
Peresmian ini menandai fase penting dalam pemulihan Trenggalek pascatanah bergerak. Pemprov Jatim menargetkan warga bisa segera menstabilkan kehidupan sehari-hari dengan lingkungan hunian yang lebih aman. Keberadaan Huntara Kinasih Indah Persada menjadi simbol bangkitnya kembali harapan warga yang sempat hilang diterjang bencana.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








