Khofifah Resmikan Koridor Trans Jatim Malang, Ini Detailnya

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur meresmikan operasional Bus Trans Jatim di Balai Kota Malang dengan disaksikan jajaran pemerintah daerah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur meresmikan operasional Bus Trans Jatim di Balai Kota Malang dengan disaksikan jajaran pemerintah daerah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Bus Trans Jatim resmi mulai beroperasi di wilayah Malang Raya setelah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (20/11/2025) di Balai Kota Malang. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperluas jaringan transportasi massal modern, terjangkau, dan terintegrasi di kawasan perkotaan.

Dalam sambutannya, Khofifah menyatakan bahwa kehadiran Trans Jatim merupakan jawaban atas kebutuhan transportasi publik yang lebih efisien. Ia menegaskan bahwa layanan ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan dan menghadirkan alternatif perjalanan yang aman serta nyaman bagi masyarakat. “Layanan ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus memberi pilihan transportasi yang nyaman bagi warga,” tutur Khofifah.

Khofifah menggarisbawahi bahwa pemerintah provinsi berkomitmen menjaga kualitas layanan, mulai dari pengujian armada hingga peningkatan keamanan penumpang. Ia berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata layanan sejak hari pertama. “Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Harapannya, Trans Jatim menjadi pilihan utama, bukan alternatif terakhir,” jelasnya.

Pada tahap awal, layanan Trans Jatim Koridor 1 Malang Raya digratiskan selama enam hari. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, membenarkan bahwa kebijakan tersebut berlaku mulai 20 hingga 26 November 2025. “Ini sesuai arahan Ibu Gubernur. Untuk menarik minat masyarakat di Malang Raya, peluncuran koridor pertama ini kita gratiskan,” ujarnya.

Nyono menambahkan bahwa masyarakat dapat langsung naik bus tanpa prosedur tambahan selama masa promosi. Selain memperkenalkan layanan, minggu gratis ini juga digunakan untuk menyiapkan sistem layanan agar siap penuh ketika tarif telah berlaku. “Selama seminggu tinggal naik saja. Ini waktu bagi kami memastikan seluruh layanan berjalan optimal sebelum tarif diberlakukan,” tambahnya.

Setelah masa gratis berakhir, tarif resmi ditetapkan sebesar Rp5.000 untuk penumpang umum dan Rp2.500 bagi pelajar dan mahasiswa. “Saat berbayar nanti, tarif umum sekali perjalanan Rp5 ribu, dan mahasiswa atau pelajar Rp2.500,” terang Nyono.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan Koridor 1 Malang Raya melintasi 32 titik strategis. Rute dimulai dari Terminal Hamid Rusdi, melewati Madyopuro, Sawojajar, Rampal, Pasar Klojen, Balai Kota Malang, hingga kawasan Kayutangan Heritage. Setelah itu, bus berlanjut menuju Jalan Kawi, kawasan pendidikan di Jalan Bandung dan Jalan Ijen, hingga area kampus dan perniagaan seperti Matos, UIN Malang, RSI Unisma, hingga Universitas Muhammadiyah Malang dan Landungsari.

Koridor ini juga terkoneksi dengan wilayah Kabupaten Malang, UIN 2, Kota Batu, dan berakhir di Terminal Batu. “Rute ini dirancang agar mencakup pusat perdagangan, wisata, hingga pendidikan, sehingga mobilitas masyarakat dapat terlayani dengan menyeluruh,” jelas Widjaja.

Setelah masa gratis selesai, masyarakat dapat membayar menggunakan berbagai metode yang disediakan. “Boleh pakai aplikasi, bisa bayar tunai, atau QRIS,” pungkas Widjaja.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru