Khofifah Saksikan Deklarasi Muslimat NU Desak PBB Hentikan Perang

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menghadiri Deklarasi Perdamaian pada Harlah ke-80 PW Muslimat NU Riau di Pekanbaru, Rabu (8/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menghadiri Deklarasi Perdamaian pada Harlah ke-80 PW Muslimat NU Riau di Pekanbaru, Rabu (8/7). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PEKANBARU, RadarBangsa.co.id – Desakan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil langkah konkret menghentikan perang di berbagai belahan dunia menggema dari Pekanbaru, Rabu (8/7). Dalam peringatan Harlah ke-80 PW Muslimat NU Provinsi Riau, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyaksikan pembacaan Deklarasi Perdamaian yang memuat sembilan seruan untuk menghentikan konflik bersenjata dan memperkuat perdamaian dunia yang berkeadilan.

Deklarasi tersebut menyoroti pentingnya perlindungan terhadap warga sipil yang terdampak perang, mulai dari anak-anak, layanan pendidikan, layanan kesehatan hingga keselamatan jurnalis. Seruan itu menjadi bagian dari dorongan agar komunitas internasional memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Khofifah menilai deklarasi tersebut merupakan wujud kepedulian Muslimat NU terhadap persoalan global yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat. Menurutnya, organisasi perempuan terbesar di Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk terus menyuarakan perdamaian dan kemanusiaan.

“Muslimat akan terus senantiasa berjuang menyerukan perdamaian di muka bumi. Salah satunya melalui seruan kepada PBB agar seluruh pihak menjaga anak-anak, menjaga layanan pendidikan, menjaga layanan kesehatan, termasuk menjaga keselamatan jurnalis, dan yang paling penting menjaga kehidupan kemanusiaan,” kata Khofifah.

Ia menjelaskan semangat perdamaian yang dibangun Muslimat NU selama ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di seluruh tingkatan organisasi. Gerakan tersebut, menurutnya, menjadi ikhtiar menjaga persatuan bangsa sekaligus memperkuat nilai persaudaraan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengungkapkan sejumlah program penguatan organisasi, mulai dari pembentukan Asosiasi Profesor Muslimat NU, pengembangan paralegal, hingga penyiapan peace maker sebagai pendamping penyelesaian persoalan sosial di tingkat akar rumput. Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas kontribusi perempuan dalam bidang pendidikan, layanan hukum nonlitigasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, membangun perdamaian membutuhkan organisasi yang kuat, sumber daya manusia yang berkualitas, serta komitmen untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat. Dengan fondasi tersebut, Muslimat NU diharapkan terus mengambil peran dalam memperkuat persatuan, keadilan, dan kemaslahatan bangsa.

“Dengan kekuatan organisasi, penguatan sumber daya manusia, serta semangat pengabdian yang terus dijaga, Muslimat NU akan terus hadir memberikan manfaat dan menjadi bagian penting dalam menjaga perdamaian, persatuan, dan kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru