Khofifah Siap Pimpin Percepatan PSN Swasembada Susu dan Gula Nasional

Jumat, 28 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dalam pertemuan dengan Menteri Pertanian RI di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dalam pertemuan dengan Menteri Pertanian RI di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempertegas posisinya sebagai daerah penopang utama ketahanan pangan nasional. Komitmen tersebut kembali disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat bertemu Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementan Jakarta, Jumat (28/11). Didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Khofifah membawa laporan kesiapan daerahnya untuk mengawal percepatan Program Strategis Nasional (PSN) di sektor susu dan gula.

Dalam pertemuan itu, Khofifah menegaskan bahwa Jawa Timur telah mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk meningkatkan populasi sapi perah nasional. Tahun depan pemerintah pusat berencana memasukkan 200 ribu dara bunting, dan sebagian besar akan dialokasikan ke provinsi dengan kesiapan ekosistem terbaik. “Jawa Timur sudah memiliki rantai produksi yang kuat, dari hulu sampai hilir. Tahun ini kami mendatangkan 10 ribu dara bunting sebagai pondasi awal,” ujarnya.

Khofifah menilai, keberhasilan program populasi sapi perah akan sangat menentukan langkah menuju swasembada susu. Dengan basis industri pengolahan yang tersebar di sejumlah kabupaten, Jawa Timur disebut sebagai daerah paling siap mendorong peningkatan kapasitas produksi. “Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan nasional dapat terpenuhi dari sektor peternakan domestik. Ini bukan hanya soal angka, tapi keberlanjutan,” tambahnya.

Selain penguatan sapi perah, Khofifah juga menyoroti program Bongkar Ratun yang kini menjadi fokus pemerintah pusat dalam mengejar swasembada gula. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Pertanian yang memperbolehkan Jatim menjalankan program tersebut secara masif. Menurutnya, peremajaan lahan tebu penting untuk mengembalikan produktivitas giling dan mendukung industri gula nasional. “Jika tahun ini kita mampu mengamankan ketersediaan beras, maka tahun depan sangat mungkin kita bersama-sama bergerak ke arah swasembada gula,” tegasnya.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menilai sinergi lintas sektor menjadi faktor penentu, mulai dari pabrik gula, koperasi, petani, hingga perangkat daerah. Ia menegaskan bahwa modal sosial masyarakat Jatim dari peternak hingga petani tebu sudah terbukti menjadi lokomotif produksi nasional. “Kami akan mengonsolidasikan seluruh pemangku kepentingan. Target nasional harus kita jawab dengan kerja nyata,” katanya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merespons positif laporan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi terhadap capaian Jawa Timur yang dinilai memberi kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional. “Produksi padi Jawa Timur berada di peringkat pertama nasional. Jagung, daging, gula, dan telur juga nomor satu. Ini hasil kerja keras dan manajemen yang baik,” ujar Amran.

Dalam kesempatan itu, Amran menyampaikan bahwa Kementan akan memberikan dukungan penuh untuk akselerasi PSN, termasuk pembangunan PSN Sapi Perah di Blitar dan Banyuwangi. Proyek senilai Rp2,4 triliun tersebut menargetkan populasi 67 ribu sapi perah dan akan dibangun pada lahan seluas 13 hektare. “Pendekatannya terintegrasi. Ada pakannya, ada susunya, dan ada offtaker yang siap menyerap,” jelasnya.

Amran optimistis, jika program ini dijalankan secara konsisten, Indonesia berpeluang mencapai swasembada white sugar tahun depan dan swasembada gula total dalam tiga hingga empat tahun. “Jika Jawa Timur bergerak, setengah pekerjaan kita selesai,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru