Khofifah Tegaskan Beasiswa LPPD Jawa Timur Siapkan Generasi Emas 2045

- Redaksi

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kuliah umum pada Studium Generale mahasiswa dan mahasantri penerima Beasiswa LPPD di Gedung Islamic Centre Surabaya, Jumat (12/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kuliah umum pada Studium Generale mahasiswa dan mahasantri penerima Beasiswa LPPD di Gedung Islamic Centre Surabaya, Jumat (12/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah melalui program beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD).

Beasiswa ini diperuntukkan bagi santri dan warga Jawa Timur untuk melanjutkan studi ke berbagai jenjang, mulai sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3), hingga pendidikan di Universitas Al-Azhar Mesir. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi berdaya saing global sekaligus berkarakter luhur.

“Melalui program ini, kami ingin menyiapkan estafet kepemimpinan bangsa. Wajah-wajah muda penuh semangat yang hadir hari ini adalah modal besar untuk mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara dan Indonesia Emas 2045,” ujar Khofifah saat memberikan kuliah umum pada Studium Generale penerima beasiswa LPPD Jatim di Gedung Islamic Centre Surabaya, Jumat (12/9).

Sejak diluncurkan pada 2019, LPPD Jatim telah menyalurkan beasiswa kepada 6.876 penerima. Tahun ini, sebanyak 1.193 mahasiswa dan santri baru mendapat kesempatan, dengan rincian 518 untuk S1 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), 225 untuk S2 PTKI, 40 untuk S3 PTKI, 380 untuk Ma’had Aly, serta 30 untuk studi S2 di Universitas Al-Azhar Kairo.

Pada periode 2019–2023, sebanyak 4.168 penerima telah menuntaskan studi mereka. Para alumni kini tersebar sebagai akademisi, peneliti, pimpinan pesantren, hingga penggerak sosial di berbagai daerah.

“Beasiswa LPPD bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan SDM Jawa Timur,” kata Khofifah.

Khofifah menekankan peningkatan kualitas SDM sebagai kunci untuk menghadapi tantangan global. Forum seperti Studium Generale maupun kerja sama internasional diyakini dapat memperkuat misi tersebut.

Ia mencontohkan kolaborasi dengan King’s College London yang membuka program magister pertama di Indonesia, berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Malang. Program ini dinilai sebagai langkah akseleratif meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Jawa Timur.

“Insya Allah proses akseleratif membangun SDM unggul di Jawa Timur bisa terwujud dengan kerja sama global yang kuat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga mengajak perguruan tinggi, dosen, dan civitas akademika untuk bersama-sama menyiapkan generasi emas yang adaptif terhadap perubahan zaman. Ia menegaskan Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara wilayah barat dan timur Indonesia.

“Dengan posisi Jatim sebagai Gerbang Baru Nusantara, diharapkan ke depan konektivitas Indonesia Barat dan Timur bertumpu di Jawa Timur,” katanya.

Selain menyoroti dunia pendidikan, Khofifah juga menyinggung perkembangan ekonomi syariah Indonesia. Berdasarkan laporan *State of the Global Islamic Economy* (SGIE), Indonesia masuk 10 besar dunia pada sejumlah sektor, di antaranya peringkat tiga halal food, peringkat enam Islamic finance, serta peringkat pertama modest fashion.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi, bukan alasan untuk berpuas diri.

“Prestasi ini semestinya menjadi bahan evaluasi sekaligus refleksi untuk memperkaya pendidikan di Jawa Timur,” pungkas Khofifah.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:30 WIB

May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Senin, 4 Mei 2026 - 09:07 WIB

Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:14 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Berita Terbaru