Khofifah Tinjau Pasar Legi Ponorogo, Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok Stabil Pasca Lebaran

Jumat, 3 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung Pasar Legi Ponorogo untuk memastikan harga serta ketersediaan kebutuhan pokok tetap stabil pasca Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam kunjungan tersebut, Khofifah didampingi Pelaksana Tugas Bupati Ponorogo Lisdyarita. Keduanya menyambangi sejumlah lapak pedagang dan berdialog langsung dengan penjual maupun pembeli.

Dari hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas strategis terpantau terkendali, bahkan beberapa di antaranya mengalami penurunan.

“Syawal ini kita ingin memastikan bahwa stabilisasi distribusi sembako aman dan lancar. Dari yang saya tanyakan, distribusinya lancar, harga cenderung stabil bahkan turun. Untuk harga daging ayam turunnya cukup signifikan, daging juga turun, sementara harga beras stabil,” ujar Khofifah.

Berdasarkan hasil peninjauan, harga cabai rawit berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp60.000 per kilogram, cabai besar Rp30.000 per kilogram, bawang merah Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogram, serta bawang putih Rp22.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

Sementara itu, harga telur ayam tercatat Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Harga beras juga relatif stabil, dengan beras SPHP sekitar Rp57.000 per 5 kilogram, beras medium Rp12.800 hingga Rp13.000 per kilogram, dan beras premium Rp14.700 hingga Rp15.000 per kilogram.

Untuk gula pasir, harga berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp16.000 per kilogram.
Pada komoditas protein hewani, harga daging ayam ras berkisar Rp36.000 hingga Rp38.000 per kilogram, ayam kampung sekitar Rp128.000 per ekor, dan daging sapi sekitar Rp130.000 per kilogram.

Adapun harga minyak goreng Minyakita tercatat Rp15.500 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan sekitar Rp19.000 per liter.

Komoditas hortikultura lainnya juga terpantau stabil, seperti kentang Rp15.000 per kilogram, wortel Rp10.000 per kilogram, tomat Rp3.000 per kilogram, serta garam Rp7.000 per kilogram.

Khofifah menegaskan, sejumlah bahan pokok di pasar tersebut masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET).

“Beras, daging ayam, hingga minyak goreng di sini berada di bawah HET. Kami minta monitoring dan pengawasan terus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan harga di luar ketentuan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi peran berbagai pihak, termasuk Perum Bulog, dalam menjaga kestabilan pasokan pangan, khususnya beras program pemerintah.

“Saya bersyukur bahwa beras SPHP menjelang Idulfitri di sini Rp57.000 per 5 kilogram. Ini menunjukkan peran Bulog sangat signifikan. Terima kasih Bulog Ponorogo. Minyakita juga terkonfirmasi distribusinya lancar dan harganya di bawah HET,” ungkapnya.
Menurut Khofifah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga.

Berbagai langkah strategis, seperti operasi pasar, kelancaran distribusi, dan penguatan cadangan pangan, disebut terus dioptimalkan.
“Yang terpenting adalah memastikan masyarakat tetap bisa mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau. Distribusi harus lancar dan stok harus cukup,” tegasnya.

Selain memantau harga, Khofifah juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada para tukang becak dan buruh angkut di sekitar Pasar Legi Ponorogo.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi pada momentum Syawal.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru