KOF 2025 Dorong Perputaran Ekonomi Lokal hingga Miliaran Rupiah

Senin, 11 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id Kendal Open Fair (KOF) 2025 diproyeksikan menjadi mesin penggerak perputaran ekonomi lokal. 

Ajang pameran yang dibuka Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari di Stadion Kebondalem, Minggu (10/8/2025), ini menargetkan 25 ribu pengunjung setiap hari selama tujuh hari pelaksanaan, hingga Sabtu (16/8/2025).

Dengan jumlah pengunjung tersebut, panitia memperkirakan potensi transaksi mencapai miliaran rupiah dari berbagai sektor, mulai dari produk UMKM, hasil pertanian, perikanan, industri kreatif, hingga jasa.

Ketua Panitia sekaligus Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, menyebut KOF menjadi momentum strategis bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar.

“Pameran dan promosi menjadi faktor dominan untuk mengangkat potensi daerah. Menghadapi pasar global, kita perlu inovasi dan terobosan baru agar produk kita kompetitif,” ujarnya.

Tahun ini, KOF diikuti 40 instansi dan lembaga pemerintah kabupaten, 20 perusahaan swasta, enam stan kecamatan, serta ratusan pelaku UMKM.

Kehadiran pelaku usaha lintas sektor diharapkan membuka peluang kerja sama dagang dan investasi jangka panjang.

Bupati Dyah Kartika Permanasari menegaskan bahwa kemandirian ekonomi daerah menjadi fokus utama KOF 2025. Mengusung tema “Open The Future Menuju Kendal Berdikari”, ia mengajak pelaku usaha untuk membangun ciri khas produk lokal yang dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional.

“Kendal Berdikari adalah cita-cita kita bersama agar daerah ini mampu berdiri di atas kaki sendiri. KOF menjadi sarana untuk mempertemukan produsen, konsumen, dan investor dalam satu ruang,” katanya.

Selain transaksi langsung di lokasi, KOF juga diproyeksikan memberi efek berganda (multiplier effect) pada sektor pendukung seperti transportasi, kuliner, penginapan, hingga industri kreatif.

Bagi UMKM, pameran ini menjadi kesempatan untuk menguji pasar, memperbaiki kualitas produk, dan membangun jejaring bisnis.

“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti di pameran saja, tapi berlanjut menjadi kemitraan jangka panjang yang memperkuat ekonomi Kendal,” pungkas Bupati.

 

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru