Koperasi Susu Pasuruan Siap Dukung MBG, Dorong Kedaulatan Gizi Nasional

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Penguatan Koperasi Susu Bagi Kedaulatan Gizi Nasional di KUTT Suka Makmur, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Peluncuran Penguatan Koperasi Susu Bagi Kedaulatan Gizi Nasional di KUTT Suka Makmur, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Koperasi susu di Jawa Timur menyatakan kesiapannya menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komitmen tersebut disampaikan dalam Launching Penguatan Koperasi Susu Bagi Kedaulatan Gizi Nasional di KUTT Suka Makmur, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7/2026).

Ketua KUTT Suka Makmur Grati, Evi Zainal Abidin, menegaskan koperasi susu memiliki kemampuan menyediakan susu pasteurisasi yang aman dan bergizi karena diproduksi sesuai standar keamanan pangan serta mendapat pendampingan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kami tegaskan di sini bahwa semua produk susu pasteurisasi yang diproduksi koperasi susu tidak hanya bergizi, tetapi juga aman karena telah mendapat pendampingan BPOM dan diaudit. Karena kami jual susu, bukan jual minuman,” kata Evi.

Ia menjelaskan keberhasilan Program MBG juga harus diikuti dengan kebijakan harga susu yang berpihak kepada peternak. Menurutnya, harga yang layak akan mendorong peternak meningkatkan populasi sapi perah sehingga produksi susu nasional terus bertambah dan kebutuhan gizi masyarakat dapat dipenuhi secara berkelanjutan.

“Ketika harga susu menguntungkan, peternak akan terdorong menambah populasi sapi perah sehingga produksi nasional ikut meningkat,” ujarnya.

Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, mengatakan Kementerian Koperasi tengah mengawal implementasi Peraturan Presiden tentang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat koperasi sektor riil, termasuk koperasi susu, agar terintegrasi dengan berbagai program pemerintah.

Menurutnya, koperasi susu merupakan sektor riil yang telah tumbuh secara turun-temurun dan perlu diperkuat melalui modernisasi. Pemerintah akan mendorong peningkatan kapasitas koperasi melalui penyediaan mesin pasteurisasi, penguatan rantai dingin, hingga sistem distribusi agar pasokan susu segar berkualitas dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Pemerintah akan terus mendorong modernisasi koperasi, mulai mesin pasteurisasi, penguatan rantai dingin, hingga sistem distribusi agar koperasi mampu memasok susu segar berkualitas secara berkelanjutan. Dengan begitu kesejahteraan peternak meningkat, sementara anak-anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang aman dan berkualitas,”tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pasuruan M. Shobih Asrori menyebut Kabupaten Pasuruan memiliki potensi besar sebagai sentra sapi perah nasional. Ia mengatakan koperasi susu telah menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat dan diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam mendukung keberhasilan Program MBG.

“Saya atas nama Pemkab Pasuruan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Koperasi yang telah membantu para koperasi susu di Kabupaten Pasuruan. Sebab produk susu di Indonesia dihasilkan dari Pasuruan sampai 60 persen. Maka dari itu, ke depan kami berharap koperasi bisa mendukung keberlangsungan MBG di Indonesia, terutama menjadikan anak kuat, cerdas demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru