Kunjungan Dubes Uzbekistan ke Surabaya, Gubernur Khofifah Buka Peluang Direct Flight dan Wisata Religi Samarkand

Minggu, 5 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah menerima delegasi Uzbekistan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu 4 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah menerima delegasi Uzbekistan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu 4 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov bersama Gubernur Samarkand Adiz Boboev dan Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (4/4) malam. Pertemuan ini menandai penguatan hubungan bilateral antara Jawa Timur dan Uzbekistan, khususnya pada sektor budaya serta wisata religi yang dinilai memiliki keterikatan historis dan spiritual yang kuat.

Fokus utama pertemuan tersebut adalah membuka peluang kerja sama strategis yang berdampak luas bagi masyarakat, terutama dalam pengembangan jalur wisata religi menuju Samarkand yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat peradaban Islam dunia. Langkah ini dinilai berpotensi menjadi perhatian publik karena menyentuh aspek sejarah, budaya, hingga konektivitas internasional.

Khofifah menjelaskan, hubungan Jawa Timur dengan Samarkand bukan sekadar hubungan antardaerah, tetapi memiliki akar sejarah yang kuat dalam perjalanan penyebaran Islam di Nusantara. Menurutnya, kedekatan spiritual itu tercermin dari keterhubungan tokoh-tokoh ulama besar yang memiliki pengaruh besar di Jawa Timur.

“Yang hadir di sini selain Gubernur dan Wakil Gubernur, juga ada imam dari Masjid Imam Bukhari serta kalangan akademisi. Maka kami juga mengundang para alim ulama dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, para ulama dan santri di Jawa Timur selama ini mempelajari hadis Shahih Imam Bukhari, sehingga peluang wisata religi ke makam Imam Bukhari di Samarkand dinilai memiliki daya tarik yang besar.

Menurut Khofifah, potensi kerja sama ini dapat menjadi gravitasi baru bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya jamaah pesantren, komunitas tarekat, dan peziarah religi. Apalagi, keterkaitan historis antara Jawa Timur dan Samarkand juga terlihat dari sosok Maulana Ishaq yang diyakini berasal dari wilayah tersebut, serta keterhubungannya dengan Sunan Giri.

“Jawa Timur dan Samarkand punya keterikatan kuat dan saling terhubung secara spiritual. Karena itu, kami juga menghadirkan sejumlah travel agent dari Jawa Timur untuk menjajaki kemungkinan kerja sama dengan Provinsi Samarkand,” jelasnya.

Secara kronologis, pertemuan ini tidak hanya melibatkan unsur pemerintahan, tetapi juga pelaku industri pariwisata dan tokoh agama. Pemerintah Provinsi Jawa Timur sengaja menggandeng agen perjalanan sebagai langkah konkret untuk mempercepat realisasi paket wisata religi dan budaya ke Uzbekistan.

Selain sektor wisata, isu konektivitas transportasi juga menjadi perhatian penting. Khofifah mengungkapkan adanya pembahasan mengenai peluang pembukaan penerbangan langsung atau direct flight dari Indonesia menuju Samarkand maupun Tashkent.

Menurutnya, kebijakan ini berpotensi memberi dampak besar bagi masyarakat karena akan mempermudah mobilitas wisatawan, pelaku usaha, dan pertukaran budaya kedua wilayah.

“Dengan adanya konektivitas langsung, peluang kunjungan wisata religi akan semakin terbuka, terlebih Jawa Timur memiliki banyak komunitas tarekat yang memiliki keterkaitan historis dengan Samarkand,” tegasnya.

Dari sisi dampak, kerja sama ini dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi sektor pariwisata, jasa perjalanan, dan industri pendukung lainnya di Jawa Timur. Di tengah dinamika geopolitik global, pembukaan jalur penerbangan langsung juga bisa menjadi kebijakan strategis yang memperkuat posisi Jawa Timur sebagai pintu wisata religi internasional.

Sementara itu, Gubernur Samarkand Adiz Boboev menyambut positif penguatan hubungan bilateral tersebut. Ia berharap kunjungannya menjadi awal kerja sama yang lebih luas, tidak hanya di bidang budaya dan wisata, tetapi juga ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mempunyai tujuan untuk mengembangkan hubungan ekonomi, turisme, dan kesejahteraan bersama dengan Provinsi Jawa Timur. Kami berharap untuk kesuksesan bagi Jawa Timur dan terima kasih atas penerimaan delegasi kami,” ujarnya.

Menutup pertemuan, Khofifah menegaskan pentingnya tindak lanjut konkret agar kerja sama ini segera memberikan manfaat nyata. Sementara Boboev secara khusus mengungkapkan alasan dirinya lebih dahulu datang ke Jawa Timur sebelum ke Jakarta karena ingin berziarah ke makam Syaikh Maulana Malik Ibrahim.

“Saya sendiri memutuskan hadir ke Jawa Timur terlebih dahulu sebelum ke Jakarta, karena ingin berziarah ke makam Syaikh Maulana Malik Ibrahim,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Berita Terbaru