Lahan Tebu Terbakar di Sambeng Lamongan, Api Merembet ke Warung

Minggu, 23 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran lahan tebu di Dusun Pandak, Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Minggu (23/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kebakaran lahan tebu di Dusun Pandak, Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Minggu (23/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran lahan tebu di Dusun Pandak, Desa Jatipandak, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Minggu (23/8), merembet hingga membakar sebuah warung milik warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan kejadian yang diketahui sekitar pukul 11.30 WIB tersebut. Api awalnya membakar lahan tebu milik Ahmado (43), warga Desa Selorejo, Kecamatan Sambeng, sebelum merembet ke warung milik Amar (70), warga Dusun Pandak, Desa Jatipandak.

“Peristiwa terjadi di lahan tebu milik Ahmado (43), warga Desa Selorejo, Kecamatan Sambeng, Api kemudian merembet dan membakar warung milik Amar (70), warga Dusun Pandak, Desa Jatipandak,” jelasnya.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 11.00 WIB ketika seorang saksi dalam perjalanan pulang dari sawah melihat api telah membakar lahan tebu dan mulai mendekati rumah warga. Api kemudian merembet ke warung Amar yang saat itu dalam keadaan kosong.

Saksi bersama warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut belum berhasil sehingga warga meminta bantuan Polsek Sambeng dan regu pemadam kebakaran Lamongan.

Kapolsek Sambeng IPTU Ridwan Hariyanto SM bersama anggota, instansi terkait dan Kepala Dusun Pandak kemudian mendatangi lokasi untuk membantu penanganan.

“Petugas bersama warga berjibaku melakukan pemadaman hingga akhirnya api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.00 WIB,” lanjutnya.

Dari penanganan awal, api diduga berasal dari sampah yang dibakar dan masih menyala, kemudian merambat ke lahan tebu di sekitar lokasi.

“Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” tambahnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan
Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di Sampang, Dua Orang Luka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:21

Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya

Berita Terbaru