Lamongan 457 Tahun, Pak Yes Ingatkan Ancaman yang Tak Bisa Dilawan dengan Infrastruktur

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Ribuan jamaah memadati Alun-Alun Lamongan dalam Majlis Dzikir Maulidurrasul SAW dan Haul Al-Khidmah, Minggu (31/5). Momentum Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 itu dimanfaatkan sebagai ajang refleksi bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kekuatan sosial serta spiritual masyarakat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, perjalanan pembangunan daerah membutuhkan keseimbangan antara kemajuan fisik dan penguatan karakter masyarakat. Menurutnya, ketahanan sosial menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama memperingati haul akbar dalam rangka Hari Jadi Lamongan ke 457. Ini bukan hanya tentang bertambahnya usia Kabupaten Lamongan, tetapi menjadi momentum memperkuat rasa syukur sekaligus mengetuk langit dengan doa dan dzikir bersama agar Lamongan senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Mengusung tema “Tumbuh Bersama, Wujudkan Ketangguhan Pangan dan Sosial”, peringatan HJL ke-457 menjadi pengingat bahwa pembangunan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, Pemkab Lamongan terus mendorong berbagai program yang menyentuh kebutuhan warga, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

Di sektor infrastruktur, Program Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula) terus menjadi prioritas untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Hingga saat ini, tingkat kemantapan infrastruktur Kabupaten Lamongan telah mencapai 63,55.

Sementara pada sektor sumber daya manusia, berbagai program beasiswa dan bantuan pendidikan terus digulirkan guna membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Lamongan.

Pak Yes juga menyoroti peran strategis Lamongan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur, Lamongan mencatat produksi padi tertinggi di provinsi tersebut yang mencapai 1,33 ton pada tahun 2025.

Menurutnya, pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan penguatan kehidupan sosial masyarakat agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata.

“Ikhtiar lahir dan batin yang kita lakukan selama ini menunjukkan hasil yang baik. Pembangunan manusia, kesalehan sosial, kerukunan umat, serta berbagai indikator sosial terus menunjukkan perkembangan positif,” jelas Pak Yes.

Selain pembangunan fisik, Pemkab Lamongan juga terus memperkuat pembangunan karakter melalui Program Lamongan Nyantri. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki nilai moral dan spiritual yang kuat.

Pak Yes turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang istiqamah mengikuti haul dan dzikir bersama setiap tahun. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi energi sosial yang penting untuk menjaga persatuan dan memperkuat semangat pembangunan daerah.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus menjaga tradisi baik ini. Kekuatan doa, kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi modal besar bagi Lamongan untuk terus tumbuh, maju dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Haul akbar yang diikuti ribuan jamaah itu menjadi simbol bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari capaian pembangunan fisik.” Di tengah berbagai tantangan zaman, ketangguhan sosial, kekuatan spiritual, dan kebersamaan masyarakat tetap menjadi fondasi utama menuju Lamongan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,”pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru